Harley Davidson Indra Kenz Dilelang Rp 87 Juta, Jadi Primadona BPA Fair 2026
Harley Davidson Indra Kenz Dilelang Rp 87 Juta di BPA Fair

Jakarta - Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI menggelar lelang besar-besaran bertajuk BPA Fair 2026. Dari ratusan aset yang dipamerkan, motor gede (moge) Harley Davidson milik terpidana kasus investasi bodong, Indra Kenz, menjadi barang yang paling diminati peserta lelang.

Antusiasme Tinggi pada Harley Davidson Indra Kenz

Kepala BPA Kejagung, Kuntadi, menyebut bahwa moge berwarna biru tersebut menarik antusiasme tinggi dari masyarakat. Motor tersebut merupakan aset sita eksekusi dari perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) atas nama Indra Kesuma alias Indra Kenz.

"Barang yang paling banyak diminati saya lihat sampai saat ini Harley Davidson. Yang warna biru ini untuk sementara ini data di kami yang masuk itu yang paling banyak diminati masyarakat. Ini perkara TPPU Indra Kenz," kata Kuntadi kepada wartawan di acara pembukaan BPA Fair 2026 di Jakarta Selatan, Minggu (17/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Lelang Harley Davidson

Dalam informasi lelang BPA Fair, Harley Davidson Road Glide warna Blue Shark beserta kunci kontak itu dilelang dengan harga Rp 87.445.700. Adapun uang jaminan yang harus disetorkan peserta lelang sebesar Rp 10 juta. Masa lelang kendaraan tersebut dimulai sejak 7 Mei 2026 dan akan berakhir pada 19 Mei 2026. Sementara batas akhir penyetoran uang jaminan jatuh pada hari ini, Senin 18 Mei 2026.

Kuntadi menjelaskan, nilai penawaran untuk motor mewah tersebut terus naik. Dia berharap moge tersebut bisa terjual dengan harga maksimal.

"Nilai penawarannya pun dari masyarakat sudah banyak mengalami peningkatan dan syukur alhamdulillah artinya kami yakin barang ini akan terjual dengan harga yang sepantasnya," ujarnya.

Hasil Lelang untuk Korban Penipuan

Kuntadi memastikan bahwa hasil penjualan Harley Davidson milik 'Crazy Rich' Medan itu nantinya tidak hanya masuk ke kas negara, melainkan akan digunakan untuk memulihkan kerugian masyarakat yang menjadi korban penipuan.

"Tadi ada Harley Davidson, itu korban penipuan. Ini uangnya nanti kembali ke masyarakat korban penipuan itu. Maka saat ini kami sampaikan bahwa pemulihan kerugian ini merupakan penyempurna penegakan hukum," terang Kuntadi.

Sebagai informasi, dalam gelaran BPA Fair 2026 ini, terdapat 308 aset dalam 245 lot yang ditawarkan secara terbuka. Kuntadi menargetkan tingkat keterjualan aset naik signifikan dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Proses lelang BPA Fair 2026 masih akan berlangsung sejak 18-21 Mei 2026. Masyarakat dapat memantau proses lelang secara transparan melalui website https://bpafair.com/catalog atau datang langsung ke Kantor BPA Kejaksaan RI JL. Kebagusan Raya No.36, RT. 1/RW.7, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga