Gita Korban Tabrakan KA Raih Cum Laude, Incar Beasiswa S2 ke LN
Gita Korban Tabrakan KA Raih Cum Laude, Incar Beasiswa S2

Jakarta - Gita Septia Wardani (21) menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. Keluarga mengenang Gita sebagai pribadi yang cerdas dan penuh cita-cita.

Semangat Mengejar Beasiswa S2 ke Luar Negeri

Kakak Gita, Devi (28), menuturkan bahwa adiknya sedang giat mencari beasiswa untuk melanjutkan studi S2. Gita memiliki impian besar untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di Eropa.

"Kalau impian mah banyak, katanya pengin nyari beasiswa. Beasiswa S2 gitu ya beasiswa yang ke luar negeri. Terus ngomong juga sama Mama, Gita tuh pernah punya impian mau umrahin mama sama ayah," kata Devi di rumah duka di Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (30/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain beasiswa, Gita juga bercita-cita mengajak orang tuanya beribadah umrah. "Mau nyari beasiswa ke Eropa. Terus umrah juga, umrahin ayah sama mama," tambah Devi.

Prestasi Akademik Gemilang

Ibu Gita, Supriyanti (57), mengungkapkan bahwa anaknya sangat pintar secara akademis. Gita yang berkuliah di Universitas BSI, Jakarta Timur, berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,89.

"Alhamdulillah, IPK-nya nggak pernah kecil. Terakhir 3,89," ujar Supriyanti dengan bangga.

Hobi dan Impian Lainnya

Gita dikenal sebagai pribadi yang suka menjelajahi sudut-sudut Jakarta. Ia juga memiliki hobi mengikuti K-Pop dan menjadi penggemar klub sepak bola asal Inggris, Liverpool.

"Hobinya suka eksplor, maksudnya suka jalan-jalan. Belum sampai travelling, karena enggak punya kendaraan dan masih kuliah, keliling Jakarta saja. Itu dia lagi happy-happynya," kata Devi.

"Terus Korea, K-Pop, dan ada rencana nonton konser juga. Bola, ada temennya sesama cewek, mereka WA-an. Sempat cerita temennya wishlist-nya pengin ke Anfield (stadion Liverpool)," imbuhnya.

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam. Total 16 orang meninggal dunia akibat kecelakaan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga