Jakarta - Kebakaran yang melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Jakarta Barat, pada Kamis (30/4/2026) diduga berasal dari korsleting listrik pada genset di lantai basement. Hal ini diungkapkan oleh Antonius, seorang penghuni apartemen yang berhasil menyelamatkan diri.
Kronologi Kebakaran
Antonius menceritakan bahwa asap mulai terlihat sekitar pukul 06.30 WIB dan dengan cepat menyebar hingga ke lantai 28 tempat ia tinggal. "Saya bingung, asap sudah tebal di lantai saya. Kami baru evakuasi sekitar jam 8 pagi," ujarnya. Ia terpaksa naik ke lantai 35 untuk menghindari asap yang memenuhi tangga dan lift. Beruntung, petugas pemadam kebakaran segera tiba dan mengevakuasi para penghuni.
Data Evakuasi Terkini
Hingga pukul 10.35 WIB, sebanyak 60 penghuni telah dievakuasi, sementara 18 orang masih terjebak. Namun, pada pukul 12.23 WIB, jumlah yang berhasil dievakuasi meningkat menjadi 87 orang. Total keseluruhan penghuni yang dievakuasi mencapai 89 orang. Petugas masih terus melakukan pencarian dan evakuasi.
Korban Luka
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyatakan bahwa sembilan penghuni mengalami luka-luka. Lima di antaranya dirujuk ke fasilitas kesehatan karena sesak napas dan retak tulang. Proses pendinginan dan pengeluaran asap dari ruangan masih berlangsung hingga saat ini.
Penyebab Kebakaran
Berdasarkan keterangan petugas keamanan apartemen, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada panel di lantai satu basement. Alarm kebakaran sempat berbunyi, namun banyak penghuni mengeluhkan bahwa alarm dan sprinkler tidak berfungsi optimal. Pengelola apartemen telah memberikan tanggapan terkait protes tersebut.
Petugas dari BPBD dan pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api dan menyelamatkan seluruh penghuni yang masih terjebak. Warga diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas.



