KOMPAS.com - Sebuah unggahan foto yang diklaim menunjukkan aksi unjuk rasa menuntut penghentian pembayaran pajak beredar di media sosial. Massa dalam foto disebut menyuarakan stop bayar pajak akibat maraknya kasus korupsi di Indonesia. Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, foto tersebut dipastikan hoaks dan merupakan hasil rekayasa berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Narasi yang Beredar
Unggahan foto yang memperlihatkan ribuan massa berdemonstrasi dengan tuntutan stop bayar pajak dibagikan oleh beberapa akun pada Kamis (9/7/2026). Narasi yang menyertai foto tersebut mengaitkan aksi dengan protes terhadap pengelolaan pajak yang dinilai buruk dan korupsi yang masih terus terjadi.
Hasil Penelusuran Tim Cek Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi terhadap foto tersebut. Hasilnya, foto tersebut bukanlah dokumentasi peristiwa nyata, melainkan hasil rekayasa AI. Hal ini diketahui dari beberapa keanehan visual, seperti proporsi tubuh manusia yang tidak wajar, detail latar yang kabur, dan ketidaksesuaian pencahayaan. Selain itu, tidak ada catatan atau liputan media massa yang mengonfirmasi adanya demonstrasi besar-besaran dengan tema tersebut pada tanggal yang disebutkan.
Klarifikasi dan Imbauan
Dengan demikian, unggahan foto demo stop bayar pajak adalah hoaks. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial. Selalu lakukan pengecekan fakta melalui sumber terpercaya seperti Tim Cek Fakta Kompas.com.



