Seorang camat di Boyolali hanya mendapat sanksi teguran tertulis setelah mengirimkan video porno kepada mantan karyawatinya, A (19). Korban mengaku kecewa dan sakit hati atas sanksi yang dianggap terlalu ringan tersebut.
Korban Kecewa dengan Sanksi Teguran
"Di berita yang beredar sanksinya itu enggak ada, cuma dapat teguran. Harusnya kan ada," kata A, seperti dilansir detikJateng, Kamis (9/7/2026).
"Tapi itu cuma dapat teguran aja, enggak dapat sanksi. Kan kita juga enggak tahu kalau ada korban lain yang enggak berani speak up kan. Lah itu gimana itu, soalnya kan cuma dapat teguran, enggak dapat sanksi lain. Padahal dia sudah melanggar aturan juga sih," lanjut A.
Hubungan Baik Ternyata Berujung Pelecehan
A mengaku sakit hati dan kecewa setelah si camat mengiriminya video mesum. Pasalnya, dia menganggap hubungannya dengan mantan majikannya saat bekerja di salah satu toko roti itu baik-baik saja. Ia menuturkan tidak pernah menjelek-jelekkan si camat. Karena itu, dia sangat kaget saat dilecehkan oleh camat itu menggunakan video porno.
"Saya langsung gemeteran, lha ini kok ngirimi kayak gini, kenapa gitu. Padahal kan nggak ada masalah sama sekali," ungkapnya.
Dampak Psikologis pada Korban
A mengaku tidak bisa tidur bahkan takut bertemu dengan si camat di jalan usai dikirimi dua video porno itu. Sebab, si camat tidak segera memberikan klarifikasi.
"Bikin saya jadi kepikiran terus," katanya lagi.
Ia meminta ada sanksi yang lebih tegas untuk mantan bosnya. Sebab, bila hanya ditegur, dia khawatir si camat akan mengulangi lagi tingkahnya.



