KOMPAS.com - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mundur dari jabatannya karena menderita sakit parah. Narasi tersebut dibagikan oleh sejumlah akun Facebook dan Instagram pada Senin (27/4/2026).
Fakta di Balik Narasi
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi yang beredar tersebut adalah informasi yang keliru. Tidak ada pengumuman resmi dari pemerintah Israel atau sumber terpercaya lainnya yang menyatakan Netanyahu mundur karena alasan kesehatan. Kabar ini merupakan hoaks yang perlu diluruskan.
Penelusuran Lebih Lanjut
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan verifikasi dengan memeriksa pernyataan resmi dari kantor Perdana Menteri Israel, pemberitaan media internasional, serta sumber kredibel lainnya. Hasilnya, tidak ditemukan bukti yang mendukung klaim tersebut. Netanyahu masih menjabat sebagai Perdana Menteri Israel dan tidak ada pernyataan mengenai pengunduran diri karena sakit.
Kabar serupa pernah beredar sebelumnya dan telah dibantah oleh pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Selalu periksa fakta dari sumber resmi sebelum menyebarkan berita.
Kesimpulan
Narasi yang menyatakan Netanyahu mundur karena sakit parah adalah tidak benar. Informasi ini termasuk dalam kategori hoaks dan menyesatkan. Pembaca disarankan untuk selalu merujuk pada sumber berita yang terpercaya.



