Sebanyak delapan jemaah haji asal Embarkasi Makassar dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah dan Madinah, Arab Saudi. Informasi ini disampaikan oleh Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Data Terkini Jemaah Haji Wafat
Ikbal Ismail mengonfirmasi bahwa data terbaru per tanggal 23 Mei mencatat jumlah jemaah yang wafat mencapai delapan orang. "Iya, data update per tanggal 23 Mei, jumlah jemaah wafat di Tanah Suci sebanyak 8 orang," ujarnya. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berasal dari Sulawesi Selatan.
Asal Daerah Jemaah
"Jemaah haji yang meninggal dunia berasal dari Sulsel ada enam orang, kemudian Maluku dan Maluku Utara masing-masing satu orang," ungkap Ikbal. Dengan demikian, dominasi jemaah wafat berasal dari Sulawesi Selatan.
Jenis Kelamin dan Usia
Dari segi jenis kelamin, Ikbal menyebutkan bahwa mayoritas jemaah yang meninggal adalah perempuan, sementara laki-laki hanya satu orang. Rentang usia jemaah yang wafat bervariasi antara 41 tahun hingga 90 tahun. Rinciannya, usia 51-60 tahun sebanyak tiga orang, dan usia 61-70 tahun juga tiga orang.
Keberangkatan Kloter
Seluruh kelompok terbang (kloter) dari Embarkasi Makassar yang berjumlah 43 kloter telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Para calon jemaah saat ini sudah berada di Kota Suci Makkah untuk mempersiapkan diri mengikuti puncak ibadah haji, yaitu Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).



