Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dalam kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan memantau keberhasilan pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua melalui pengembangan komoditas kakao yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.
Tinjau Pabrik Kakao di Ransiki
Ribka Haluk menyampaikan pernyataan tersebut saat meninjau pabrik kakao di Distrik Ransiki, Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Ia menegaskan bahwa pengembangan komoditas kakao hingga menghasilkan produk bernilai tambah merupakan salah satu contoh implementasi Dana Otsus yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Hari ini saya mendampingi Wakil Presiden berkunjung ke sini. Ini adalah hasil dari implementasi Dana Otsus yang baik," ujar Ribka dalam keterangan tertulis pada Minggu, 21 Juni 2026.
Keberhasilan Otsus Harus Berdampak Langsung
Menurut Ribka, keberhasilan Otsus harus dibuktikan melalui program-program yang membidik kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran orang asli Papua (OAP) dalam pembangunan daerah. "Pembuktian dari penggunaan Dana Otsus yang baik adalah ketika masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung. Kita tidak hanya berbicara tentang anggaran, tetapi bagaimana anggaran tersebut mampu memberdayakan orang asli Papua dan menggerakkan ekonomi daerah," jelasnya.
Penguatan Sektor Produktif Berbasis Potensi Lokal
Pemerintah berupaya memperkuat sektor-sektor produktif yang memprioritaskan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. "Melalui pengembangan kakao dari hulu hingga hilir seperti ini, kita ingin memastikan bahwa nilai tambah ekonomi dinikmati oleh masyarakat Papua sendiri. Inilah semangat otonomi khusus yang sesungguhnya. Pemerintah akan terus mendengar aspirasi masyarakat dan mendukung pengembangan komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan orang asli Papua," imbuh Ribka.
Komitmen Pemerintah untuk Otsus Efektif
Kunjungan kerja ini dianggap sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memastikan pelaksanaan Otsus Papua yang efektif dan tepat sasaran, serta mendorong pengembangan sektor-sektor unggulan sesuai potensi wilayah. Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Papua, khususnya orang asli Papua (OAP).



