Jakarta - Satu unit rumah di Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat, ambruk pada Jumat (26/6/2026) pukul 05.30 WIB. Rumah tersebut ambruk akibat abrasi pada tanah tepi Kanal Banjir Barat (KBB). Peristiwa itu terjadi di Jalan Administrasi Negara I, RT 01 RW 07, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang. Selain rumah kos, sebuah tempat pembuangan sampah juga ikut terdampak. Detik-detik ambruknya rumah terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial.
Kronologi dan Tanda-Tanda Sebelum Ambruk
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, "Anggota mendapat laporan dari warga bahwa ada rumah yang ambruk atau tanah longsor." Berdasarkan keterangan saksi, sejak Kamis (18/6) pekan lalu, sudah terlihat retakan pada tembok dan lantai sebagai tanda-tanda sebelum rumah ambruk. "Retak di bagian tembok/dinding dan retak di bagian lantai rumah setiap hari makin melebar, sehingga pada 26 Juni 2026 sekitar pukul 05.48 WIB rumah tersebut ambruk atau tanah longsor," jelas Dhimas.
Kesaksian Pemilik Rumah
Pemilik rumah, Ali Nugroho (43), mengungkapkan sudah merasakan kemiringan pada bangunan rumahnya sejak seminggu sebelum ambruk. "Itu mungkin baru terjadi itu di tanggal 19 pagi, Jumat lalu, itu mulai bergeser," ujar Ali saat ditemui di lokasi. Ali menduga pergeseran tanah terjadi akibat aktivitas normalisasi Kali Ciliwung. Rumahnya berdiri sejak 2004 dan direnovasi menjadi dua lantai pada 2006. Sejak saat itu, ia tidak pernah merasakan pergeseran tanah hingga menyebabkan kemiringan. "Mungkin dari kegiatan pengerukan kali atau normalisasi sungai ya, itu terlalu mepet ke tanggul. Dulu kan pondasinya di tanah itu. Nah jadi, setelah itu selesai, ada pergeseran tanah itu," kata Ali. Ia menambahkan, "Mungkin terlalu dalam atau gimana sampai membuat dasar tanah bangunan rumah itu agak sedikit bergeser."
Saat mengetahui rumahnya miring, Ali langsung melapor ke pihak lurah, yang kemudian diteruskan ke Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena keluarganya sudah mengungsi dan barang-barang sudah dikemas. Ali menggambarkan suara saat rumah roboh seperti dentuman. "Suaranya udah kayak dentuman, kencang, booom, gitu. Sampai pasar dengar," katanya. Berdasarkan rekaman CCTV, rumah ambles pada pukul 05.48 WIB.
Penanganan Darurat oleh Suku Dinas SDA
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat langsung bergerak melakukan penanganan darurat. Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Adrian Mara Maulana, menyatakan, "Sejak Jumat siang, Suku Dinas SDA Jakarta Pusat telah menindaklanjuti kejadian tersebut." Langkah awal adalah memasang bronjong di sekitar titik ambles untuk menahan pergerakan tanah agar longsor tidak meluas. "Adapun saat ini segera dilakukan penanganan sementara dengan memasang bronjong agar longsor tidak meluas ke titik lainnya," ujarnya.
Berdasarkan identifikasi sementara, ambruknya bangunan dipicu oleh abrasi yang menggerus area sempadan sungai. "Pada Jumat (26/6), terjadi insiden bangunan amblas di Segmen Kali Ciliwung KBB Pintu Air Karet, Jakarta Pusat. Berdasarkan identifikasi sementara, kejadian tersebut dipicu oleh beberapa faktor, di antaranya adalah abrasi," jelas Adrian. Titik kejadian berada di pertemuan Kanal Banjir Barat dengan Kali Krukut, dan bangunan berdiri di area sempadan sungai yang rawan longsor. BPBD DKI Jakarta juga menyebut abrasi di bantaran Kali Banjir Kanal Barat (BKB) sebagai penyebab.
Pemasangan Kayu Dolken dan Bronjong
Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase pada Suku Dinas SDA Jakarta Pusat, Citrin Indriati, menjelaskan progres penanganan. "Untuk progres penanganan di Benhil ini semalam itu kita sudah penanganan di sisi jalannya, kita sudah cerucuk dolken untuk pengamanan jalannya. Kemudian pagi ini kita pemasangan cerucuk dolken dan bronjong di sisi rumah yang samping yang terimbas kemarin, yang roboh itu kita amanin supaya tidak ambles susulan," ujarnya, Sabtu (27/6). Penanganan selanjutnya adalah pemasangan sheet pile atau turap sepanjang 60 meter untuk memperkuat tanggul Kali Ciliwung. "Untuk selanjutnya itu nanti dinas melalui bidang banjir akan melakukan perkuatan tanggul Kali Ciliwung KBB dengan pemasangan pembangunan sheet pile, sepanjang kurang lebih 60 meter," tambah Citrin.
Pemasangan dolken kayu dilakukan setelah mediasi dan koordinasi dengan pemilik rumah. Garis polisi di area tersebut sudah dibuka sejak Jumat malam untuk memudahkan proses penanganan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena pemilik rumah sudah mengungsi sejak Jumat (19/6) sebelum rumah ambruk.



