Menteri LH Bentuk Satgas Pantau TPA Cegah Kebakaran, Api di Jatiwaringin Susut
Menteri LH Bentuk Satgas Pantau TPA, Api Jatiwaringin Susut

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat mengumumkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk memantau kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah. Langkah ini diambil menyusul kebakaran yang terjadi di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, yang kini mulai mereda.

Kebakaran Jatiwaringin Berkurang Signifikan

Jumhur menyatakan bahwa luas area yang masih terbakar di TPA Jatiwaringin kini tersisa sekitar 1,5 hektare. Angka ini menurun drastis dari sebelumnya yang mencapai 3 hektare pada awal kebakaran. "Di Waringin sudah semakin baik. Dari kemarin 3 hektare, sekarang 1,5 hektare. Itu pun sangat teknis sekali. Ini relatif sekarang sudah jauh lebih baik dan hanya asap-asap dan selesai," ujarnya seusai acara The 27th Meeting of The Technical Working Group (TWG) Sub-Regional Ministerial Steering Committee (MSC) on Transboundary Haze Pollution di kawasan The Nusa Dua, Badung, Bali, Kamis (9/7/2026).

Surat Waspada dan Satgas Khusus

Memasuki musim panas, Kementerian LH telah mengirimkan surat edaran kepada seluruh TPA dan pemerintah daerah. Surat tersebut berisi imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di TPA. Selain itu, kementerian tengah membentuk satgas yang akan memonitor satu per satu TPA yang menghadapi musim panas. "Dan kita punya Satgas, yang sedang dibentuk untuk memonitor satu per satu, TPA-TPA, pembuangan akhir yang sekarang menghadapi musim panas. Jadi kita monitor terus," kata Jumhur.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kebakaran hebat melanda kawasan TPA Jatiwaringin sejak Selasa, 30 Juni 2026 pagi. Api dengan cepat meluas dan proses pemadaman berlangsung selama berhari-hari. Hingga Kamis (9/7/2026), pemadaman telah memasuki hari ke-10. Petugas gabungan dari berbagai instansi masih terus berupaya memadamkan sisa titik api agar kebakaran tidak kembali meluas. Upaya pemadaman melibatkan puluhan personel dan alat berat untuk menjangkau area terdalam tumpukan sampah.

Dampak dan Tindak Lanjut

Kebakaran TPA Jatiwaringin menimbulkan asap tebal yang mengganggu warga sekitar dan mencemari udara. Kementerian LH berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan cepat dan pencegahan kejadian serupa di masa depan. Pembentukan satgas diharapkan mampu mendeteksi dini potensi kebakaran di TPA lain, terutama saat musim kemarau. Jumhur menegaskan bahwa monitoring akan dilakukan secara berkala dan ketat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga