Kemenhut Kerahkan 30 Manggala Agni Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kemenhut Kerahkan 30 Manggala Agni Atasi Kebakaran TPA Jatiwaringin

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengerahkan 30 personel Manggala Agni untuk mempercepat pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, yang masih berlangsung hingga akhir pekan ini. Langkah ini merupakan tindak lanjut permohonan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan wujud komitmen pemerintah dalam menangani emisi gas rumah kaca.

Pengalaman Sebelumnya Jadi Modal Penting

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kemenhut, Dwi Januanto Nugroho, menyatakan bahwa pengerahan Manggala Agni didasari pengalaman sukses memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang, pada tahun 2023. "Sebagai bagian dari unsur pemerintah, Kemenhut memiliki sumber daya dan pengalaman dalam penanganan kebakaran, seperti pada kejadian kebakaran di beberapa TPA pada tahun 2023. Saat itu, Manggala Agni berhasil membantu memadamkan kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang," ujar Dwi di Jakarta, Sabtu (4/7/2026), dikutip dari Antara.

Menurut Dwi, karakteristik kebakaran TPA berbeda dengan kebakaran hutan dan lahan karena adanya timbunan sampah yang menghasilkan panas dan gas metana. Oleh karena itu, strategi pemadaman harus disesuaikan. "Manggala Agni melaksanakan operasi pemadaman secara terpadu bersama Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, dan memperkuat operasi water bombing yang dilaksanakan BNPB. Sinergi sumber daya ini diharapkan dapat mempercepat penanggulangan kebakaran sehingga dampak asap terhadap masyarakat dapat diminimalkan," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Strategi 5M dan Metode Kikis

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Kemenhut, Thomas Nifinluri, memaparkan bahwa personel Manggala Agni yang dikerahkan telah terlatih dan dilengkapi sarana prasarana memadai. Tim telah melakukan peninjauan lapangan, monitoring wilayah, dan koordinasi dengan BNPB, BPBD, Damkar Kabupaten Tangerang, KLH, TNI, dan Polri. "Sebagai langkah awal, tim Manggala Agni telah melakukan peninjauan lapangan, monitoring wilayah dan koordinasi bersama BNPB, BPBD dan Damkar Kabupaten Tangerang, Kementerian LH, TNI dan Polri terkait strategi operasional pemadaman yang akan diterapkan," ucap Thomas.

Dalam operasi ini, Manggala Agni menerapkan strategi 5M, yaitu Manajemen Asap, Manajemen Air, Manajemen SDM, Manajemen Sarana dan Prasarana, serta Manajemen Logistik. Proses pemadaman diawali dengan pengamanan sumber air dan penyiapan jalur suplai air. "Tim Manggala Agni kemudian akan menerapkan metode kikis dengan mengeruk timbunan sampah secara bertahap sambil menyemprotkan air ke titik-titik bara api hingga padam," tutur Thomas.

Luas Area Terdampak Capai 13 Hektare

Berdasarkan data pengelola TPA Jatiwaringin, estimasi area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 13 hektare. Thomas menerima laporan dari lapangan bahwa kondisi di lokasi masih menunjukkan asap yang cukup tebal, sehingga operasi pemadaman terus dilakukan secara intensif bersama seluruh elemen instansi terkait.

Kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung beberapa hari dan menyebabkan gangguan kesehatan bagi warga sekitar. Pemerintah terus berupaya memadamkan api dan meminimalkan dampak asap. Sebelumnya, drone thermal juga dikerahkan untuk membantu deteksi titik api di area tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga