Kemendagri Panggil Bupati Purwakarta Terkait Lagu Kontroversial 'Lalaki Langit'
Kemendagri Panggil Bupati Purwakarta soal Lagu 'Lalaki Langit'

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan memanggil Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau Om Zein, dalam satu hingga dua hari ke depan untuk mengklarifikasi lagu berbahasa Sunda berjudul 'Lalaki Langit' yang menuai kontroversi. Lagu tersebut dinilai seksis dan merendahkan perempuan.

Kemendagri Lakukan Pembahasan Internal

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Benny Irwan, menyatakan pihaknya mengetahui kontroversi tersebut dari hasil monitoring media. "Kemendagri mengetahui dan mengikuti pemberitaan tersebut dari hasil monitoring media. Atas hal tersebut sudah dilakukan pembahasan secara internal," kata Benny saat dihubungi, Jumat (2/7/2026).

Benny menegaskan bahwa pemanggilan ini merupakan tindak lanjut sesuai aturan yang berlaku. "Sebagai tindak lanjut, sesuai aturan, maka dalam waktu dekat Bupati Purwakarta akan dipanggil ke Kemendagri untuk diminta keterangan atau klarifikasi. Hasil permintaan keterangan atau klarifikasi akan menentukan langkah pembinaan selanjutnya," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Klarifikasi dan Sanksi

Benny menjelaskan bahwa hasil klarifikasi akan menentukan apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh Bupati Purwakarta. Jika terbukti melanggar, Kemendagri akan memberikan pembinaan sesuai ketentuan. Ia menambahkan, "Kita tunggu dalam satu, dua hari ini, ya."

Permintaan Maaf Bupati Purwakarta

Sebelumnya, lagu 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' ciptaan Saepul Bahri Binzein mendapat kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk somasi. Lagu tersebut dianggap seksis terhadap kaum perempuan. Menanggapi hal itu, Zein telah meminta maaf dan menjelaskan bahwa video dan lirik lagu diciptakan pada 2020, sebelum ia menjabat sebagai bupati.

"Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu, saya nakal dan bersyukur tuhan menciptakan saya jadi lelaki, mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa jaga diri," ujar Bupati Purwakarta saat dikonfirmasi melalui pesan elektronik, seperti dilansir detikJabar, Rabu (1/7).

Zein juga telah menghapus lagu tersebut dari seluruh platform media sosial pribadinya setelah dikecam sejumlah pihak. Ia mengaku tidak memiliki niat merendahkan pihak lain dalam lagu itu.

Kritik dari Berbagai Pihak

Kontroversi lagu 'Lalaki Langit' memicu reksi dari politisi dan aktivis perempuan. Anggota DPR dari PDIP, Selly, mengecam lagu tersebut sebagai tidak lucu dan melecehkan perempuan. Kontroversi ini menjadi sorotan media nasional dan mendorong Kemendagri untuk turun tangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga