Kekeringan Landa Dua Kampung di Bogor, 512 Jiwa Terdampak
Kekeringan di Bogor, 512 Jiwa Terdampak

Bogor - Kekeringan melanda dua kampung di Desa Parakan Muncang, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 512 jiwa terdampak akibat menurunnya intensitas hujan yang menyebabkan sumber air sumur resapan warga mengering.

Penyebab Kekeringan: Intensitas Hujan Menurun

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan bahwa penurunan curah hujan menjadi penyebab utama kekeringan. "Dikarenakan intensitas hujan yang menurun di wilayah tersebut, mengakibatkan sumber air sumur resapan mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air bersih," kata Adam pada Rabu (24/6/2026).

Dua Kampung Terdampak: Pasir Ahad dan Pasir Saga

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD, kekeringan terjadi di Kampung Pasir Ahad dan Kampung Pasir Saga. Rinciannya, Kampung Pasir Ahad dengan 33 kepala keluarga (237 jiwa) dan Kampung Pasir Saga dengan 57 kepala keluarga (275 jiwa). Total 512 jiwa dari 90 KK merasakan dampak langsung krisis air bersih.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Distribusi Bantuan Air Bersih

Warga melaporkan kondisi tersebut kepada petugas BPBD untuk meminta bantuan air bersih. Sebagai penanganan awal, BPBD mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke lokasi terdampak. "Situasi akhir untuk sementara kebutuhan air bersih telah didistribusikan kepada masyarakat," pungkas Adam.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kesulitan warga hingga pasokan air normal kembali. BPBD terus memantau perkembangan kondisi di lapangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga