Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bersama PT Timah Tbk menanam ratusan pohon cemara laut di Pantai Lalang. Langkah ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan pesisir dan mencegah abrasi pantai yang semakin mengkhawatirkan.
Kolaborasi dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia
Kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Kepala DLH Belitung Timur, Adlan Taufik, menjelaskan bahwa acara ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga membagikan bibit dan memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada pelajar. "Kegiatan hari ini tidak hanya menanam pohon, tetapi juga pembagian bibit dan edukasi pengelolaan sampah bagi pelajar," ujar Adlan di Pantai Lalang, Sabtu (27/6/2026).
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dan PT Timah Tbk ini melibatkan pembagian bibit pohon pelindung ke sekolah-sekolah serta penanaman di sekitar Pantai Lalang. Adlan menekankan pentingnya edukasi pengelolaan sampah karena sampah masih menjadi persoalan utama yang memerlukan perhatian bersama.
Pohon Cemara Laut dan Ketapang untuk Pesisir
Pohon yang ditanam meliputi jenis Cemara Laut dan Ketapang. Kedua jenis ini dinilai cocok untuk kawasan pesisir dan bermanfaat menjaga garis pantai dari abrasi. "Penanaman pohon kali ini difokuskan di daerah pesisir untuk membantu mencegah abrasi di Pantai Lalang yang saat ini sudah mulai mengkhawatirkan, karena mendekati bibir pantai," kata Adlan.
Abrasi di Pantai Lalang menjadi perhatian serius karena garis pantai semakin mendekati area pemukiman dan fasilitas umum. Dengan penanaman ratusan pohon ini, diharapkan ekosistem pesisir dapat pulih dan ancaman abrasi dapat diminimalkan.
Edukasi Lingkungan untuk Pelajar
Selain penanaman, kegiatan ini juga menyasar pelajar sebagai agen perubahan. Edukasi pengelolaan sampah diberikan agar generasi muda memahami pentingnya memilah sampah sejak dini. Adlan menyatakan, "Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi sarana untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan pemilahan sampah sejak dini."
Pembagian bibit pohon ke sekolah-sekolah juga dilakukan agar siswa dapat menanam dan merawat pohon di lingkungan mereka sendiri. Hal ini diharapkan menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Harapan Keberlanjutan Kolaborasi
Adlan berharap kolaborasi dengan PT Timah dan instansi terkait lainnya dapat terus berlanjut. "Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini momentum kita untuk mendorong berbagai upaya perbaikan pengelolaan lingkungan di daerah ini," jelasnya. Ia menambahkan bahwa dengan luas wilayah Belitung Timur yang cukup besar, pengelolaan dan pemilahan sampah menjadi fokus yang terus didorong.
Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar semakin peduli terhadap lingkungan. Melalui aksi nyata seperti penanaman pohon dan edukasi, kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan dapat terbentuk secara berkelanjutan.



