Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber melalui Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026. Dengan adanya kebijakan ini, masyarakat perlu mengetahui lokasi bank sampah untuk mendukung proses pemilahan dan pengelolaan sampah sesuai jenisnya.
Apa Itu e-Bank Sampah Jakarta?
Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2021 tentang Bank Sampah, pengembangan bank sampah bertujuan mengoptimalkan pengurangan timbulan sampah dari rumah tangga, dunia usaha, dan sumber lainnya. Program ini melibatkan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) agar sampah yang telah dipilah memiliki nilai ekonomis.
Melalui sistem informasi e-Bank Sampah Jakarta, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan terkait pengelolaan sampah. Sistem ini memuat informasi lokasi bank sampah induk dan unit, pencatatan transaksi sampah, pengelolaan data nasabah, hingga proses daur ulang sampah. Platform digital ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pengelolaan sampah sekaligus mendorong pengurangan volume sampah dari rumah tangga.
Cara Cek Lokasi Bank Sampah Jakarta
Untuk mengetahui lokasi bank sampah di berbagai wilayah Jakarta, masyarakat dapat mengakses situs resmi e-Bank Sampah Jakarta di alamat banksampah.jakarta.go.id. Berikut langkah-langkahnya:
- Buka atau akses website banksampah.jakarta.go.id.
- Gulir halaman ke bawah, lalu klik menu "Lokasi".
- Halaman akan menampilkan peta lokasi bank sampah. Ikon warna hijau menunjukkan lokasi Bank Sampah Unit, sedangkan ikon warna merah menunjukkan lokasi Bank Sampah Induk.
- Klik ikon bank sampah untuk melihat detail alamat dan kontak.
Sistem e-Bank Sampah Jakarta juga dilengkapi berbagai fitur lain, seperti informasi regulasi, publikasi kegiatan, hingga layanan bantuan atau helpdesk. Kehadiran platform ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam berpartisipasi aktif mengelola sampah dari sumbernya.
Dengan mengetahui lokasi bank sampah terdekat, masyarakat dapat lebih mudah menyalurkan sampah yang telah dipilah untuk diolah kembali. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengurangan sampah sekaligus menjaga lingkungan Jakarta tetap bersih dan berkelanjutan.



