BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Waspada Hujan Lebat 13-14 Juli 2026
BMKG: 48,9% Wilayah RI Masuki Musim Kemarau, Waspada Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang diperkirakan terjadi pada Senin hingga Selasa, 13-14 Juli 2026. Informasi ini disampaikan melalui rilis resmi BMKG pada Kamis, 9 Juli 2026.

Sebaran Musim Kemarau dan Peningkatan Zona Kering

Hingga awal Juli 2026, sebanyak 342 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 48,9 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 11,3 persen jika dibandingkan dengan dasarian sebelumnya. BMKG mencatat bahwa wilayah yang mengalami musim kemarau terus meluas, terutama di bagian selatan Indonesia.

Selain itu, BMKG juga mengamati peningkatan jumlah wilayah yang mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori sangat panjang, yaitu selama 31 hingga 60 hari. Fenomena ini menandakan bahwa kekeringan mulai melanda sejumlah daerah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebab Meluasnya Musim Kemarau

Analisis BMKG menunjukkan bahwa meluasnya musim kemarau dipengaruhi oleh masuknya massa udara kering dari selatan Indonesia, khususnya dari Samudra Hindia bagian selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Massa udara kering ini menghambat pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian selatan.

Meskipun demikian, BMKG tetap memperingatkan potensi hujan lebat dalam skala lokal pada 13-14 Juli 2026. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem meskipun sedang dalam periode musim kemarau.

Imbauan dan Antisipasi

BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak dari musim kemarau yang berkepanjangan, seperti kekeringan dan kebakaran hutan. Selain itu, kewaspadaan terhadap hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir bandang atau tanah longsor di wilayah rawan juga perlu ditingkatkan.

Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca dan iklim dapat diakses melalui kanal resmi BMKG. Masyarakat disarankan untuk selalu memantau prakiraan cuaca terkini guna mengantisipasi perubahan kondisi yang mendadak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga