Kementerian Sosial dikabarkan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp 900.000 kepada masyarakat. Narasi yang menyebut penerima BLT dapat mengecek secara online ini beredar pada 9 Juni 2026 melalui sejumlah unggahan. Tautan pendaftaran turut disertakan dalam unggahan tersebut.
Fakta di Balik Narasi BLT Rp 900.000
Setelah ditelusuri, narasi tersebut adalah kabar bohong atau hoaks. Konten ini terindikasi sebagai modus penipuan dengan teknik phishing. Masyarakat diimbau untuk tidak mengeklik tautan yang disediakan karena tidak mengarah ke situs resmi Kemensos atau lembaga pemerintah lainnya.
Modus Penipuan Phishing
Phishing adalah upaya untuk mendapatkan informasi sensitif seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data pribadi lainnya dengan menyamar sebagai entitas tepercaya. Tautan dalam unggahan tersebut kemungkinan mengarah ke situs palsu yang dirancang untuk mencuri data korban.
Kementerian Sosial telah mengonfirmasi bahwa tidak ada program BLT Rp 900.000 yang disalurkan pada tanggal tersebut. Masyarakat diminta untuk selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi Kemensos.
Langkah-Langkah Menghindari Penipuan
- Jangan mengeklik tautan dari sumber tidak resmi.
- Periksa alamat situs web resmi Kemensos di www.kemensos.go.id.
- Laporkan unggahan mencurigakan ke platform media sosial atau pihak berwajib.
Dengan semakin maraknya penipuan online, kewaspadaan masyarakat sangat diperlukan. Pastikan untuk selalu mendapatkan informasi dari sumber terpercaya.



