Iran Tutup Selat Hormuz Lagi Usai Israel Serang Lebanon
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi Usai Israel Serang Lebanon

Komando militer pusat Iran mengumumkan bahwa mereka kembali menutup Selat Hormuz. Penutupan ini dilakukan sebagai respons atas serangan Israel terhadap Lebanon selatan yang dinilai melanggar perjanjian Teheran dengan Amerika Serikat (AS).

Pernyataan Resmi Iran

Dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh televisi pemerintah, Markas Besar Pusat Khatam-al Anbiya menyatakan, "Dengan ini diumumkan bahwa Selat Hormuz akan ditutup untuk lalu lintas kapal. Perlu dicatat bahwa langkah pertama ini adalah tanggapan terhadap pelanggaran janji musuh, dan jika agresi berlanjut, langkah-langkah lebih lanjut akan direncanakan dan diambil untuk memaksa musuh mematuhi kewajibannya."

Korban Serangan di Lebanon

Sementara itu, media resmi Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel di sebuah desa dekat kota Sidon di selatan Lebanon menewaskan sedikitnya tujuh orang pada hari Sabtu. Serangan ini terjadi meskipun gencatan senjata dengan Hizbullah telah diumumkan sehari sebelumnya. Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola negara Lebanon menyebutkan bahwa serangan di Qannarit menewaskan "tujuh orang dan melukai 13 lainnya, menurut perkiraan sementara."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran menimbulkan kekhawatiran global karena selat tersebut merupakan jalur pelayaran vital bagi pasokan minyak dunia. Langkah ini juga meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah yang sudah memanas akibat konflik Israel-Hizbullah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga