Antrean kendaraan mengular hingga 200 meter di Pintu Masuk Timur Ancol, Jakarta Utara, pada Selasa (28/6/2026) sore. Kepadatan ini dipicu oleh program tiket gratis yang digelar Pemprov DKI Jakarta dalam rangka HUT ke-499 Jakarta.
Kepadatan di Pintu Masuk Timur Ancol
Pantauan detikcom pada pukul 15.40 WIB menunjukkan kendaraan roda empat dan roda dua memadati area masuk. Petugas terlihat berupaya mengurai kemacetan dengan mengarahkan pengunjung bermobil ke Pintu Carnaval yang tidak mengalami antrean. Pengumuman melalui pengeras suara berbunyi, "Untuk pengunjung Taman Impian Jaya Ancol, segera beralih ke Gerbang Carnaval dikarenakan Gerbang Carnaval tidak ada antrean."
Kepadatan juga terjadi di pintu gerbang khusus pejalan kaki, dengan mayoritas pengunjung membawa keluarga mereka.
Pengunjung Manfaatkan Tiket Gratis
Salah satu pengunjung, Erwin (34), mengaku datang dari Bekasi bersama keluarga. Ia memanfaatkan program tiket gratis yang digagas Pemprov DKI Jakarta. "Iya betul (karena) ada tiket gratis. Jadi sekalian juga lah sama ajak main anak-anak sama istri," kata Erwin. Ia berencana pergi ke pantai untuk menunggu matahari terbenam dan bermain bersama anak-anak.
Pengunjung lain, Rizki (27) asal Jakarta Timur, juga datang karena tiket gratis. "Iya benar, gara-gara ada promo tiket gratis," ujarnya. Rizki bersama keluarga berencana bermain di pantai dan menikmati kuliner di lokasi. "Mantai pastinya, sama paling ngikut bocah mau main apa. Kan bisa main pasir atau apa gitu. Jajan makanan juga, itu mah udah pasti," katanya.
Program Tiket Gratis HUT ke-499 Jakarta
Pemprov DKI Jakarta memberikan akses gratis ke sejumlah tempat wisata dan fasilitas olahraga, termasuk Ancol, pada akhir pekan 27-28 Juni 2026. Berdasarkan pengumuman PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, promo ini berlaku bagi seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) tanpa terkecuali, tidak hanya warga Jakarta. Tiket gratis berlaku pukul 05.00-23.00 WIB.
Meski tiket masuk gratis, pengunjung wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui laman resmi Ancol sesuai kuota yang tersedia, paling lambat H-1 kunjungan. Program ini disambut antusias warga, terlihat dari antrean panjang yang terjadi.



