Seorang siswi asal Thailand bernama Bening mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Universitas Brawijaya (UB), Malang. Kisahnya menjadi sorotan karena ia rela menempuh perjalanan jauh dari Negeri Gajah Putih untuk mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri Indonesia.
Perjuangan Bening Mengikuti UTBK
Bening, yang merupakan lulusan sekolah internasional di Thailand, mengaku tertarik melanjutkan studi di Indonesia karena kualitas pendidikan dan budaya yang beragam. Ia memilih UB sebagai tujuan utamanya setelah melakukan riset mendalam. “Saya ingin merasakan pengalaman belajar di Indonesia, terutama di UB yang terkenal dengan program studinya,” ujar Bening.
Ia tiba di Malang beberapa hari sebelum UTBK dilaksanakan untuk beradaptasi dengan lingkungan. Meskipun menghadapi kendala bahasa, Bening mengaku sudah mempersiapkan diri dengan belajar Bahasa Indonesia secara mandiri. “Saya sudah belajar Bahasa Indonesia selama enam bulan terakhir, jadi cukup percaya diri,” tambahnya.
Dukungan dari Universitas Brawijaya
Pihak Universitas Brawijaya menyambut baik partisipasi Bening. Rektor UB menyatakan bahwa kehadiran peserta internasional seperti Bening menunjukkan daya tarik UB di kancah global. “Kami bangga ada peserta dari Thailand. Ini membuktikan bahwa UB semakin dikenal di luar negeri,” katanya.
UB juga menyediakan fasilitas khusus bagi peserta asing, seperti ruang uji yang nyaman dan pendampingan teknis. Bening mengaku terbantu dengan layanan tersebut. “Staf UB sangat ramah dan membantu saya selama proses ujian,” ungkapnya.
Harapan Setelah UTBK
Setelah menyelesaikan UTBK, Bening berharap dapat diterima di program studi yang diminati, yaitu Ilmu Hubungan Internasional. Ia bercita-cita menjadi diplomat yang menjembatani kerja sama antara Indonesia dan Thailand. “Saya ingin berkontribusi dalam hubungan bilateral kedua negara,” ujarnya.
Kisah Bening menjadi inspirasi bagi banyak siswa internasional yang ingin melanjutkan studi di Indonesia. Proses seleksi yang transparan dan fasilitas yang memadai di UB menjadi nilai tambah bagi calon mahasiswa asing.



