SMAN 1 Tanjung Selor, Kalimantan Utara, berhasil menjadi juara Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat provinsi. Pada babak final, sekolah ini meraih 130 poin, mengungguli SMAN 1 Nunukan dengan 125 poin dan SMAN 8 Malinau dengan 80 poin. Capaian tersebut mengantarkan SMAN 1 Tanjung Selor melangkah ke Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tahun 2026 tingkat nasional yang akan berlangsung di Jakarta.
Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Guru Pendamping SMAN 1 Tanjung Selor, Zubair, mengungkapkan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil dari semangat dan keseriusan seluruh pihak. Ia menekankan peran penting dukungan dari sekolah, orang tua, alumni, serta para siswa peserta LCC. "Terima kasih kepada pihak sekolah dan orang tua murid. Mereka telah membantu sehingga kami bisa mencapai prestasi sejauh ini. Orang tua merelakan anak-anaknya datang ke sekolah untuk berlatih, termasuk pada hari libur. Mereka mengantar atau memberikan uang saku kepada anak-anaknya untuk pergi ke sekolah dan berlatih. Sementara itu, pihak sekolah menyediakan fasilitas sehingga kami bisa berlatih dan mengikuti lomba dengan penuh semangat," ungkap Zubair, Selasa (28/7/2026).
Persiapan Menuju Grand Final Nasional
Zubair berharap para siswa dapat terus berlatih maksimal sebelum tampil pada Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI di Jakarta. Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi di tingkat nasional pada tahun sebelumnya menjadi pelajaran untuk memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kesiapan para peserta. "Kami akan memaksimalkan grup WhatsApp (WAG) alumni peserta LCC Empat Pilar MPR RI SMAN 1 Tanjung Selor agar mereka mau membimbing adik-adiknya dengan lebih baik lagi, sembari kami terus berlatih," ucap Zubair. Upaya ini menunjukkan komitmen sekolah untuk memanfaatkan jejaring alumni demi peningkatan kualitas persiapan.
Makna LCC Empat Pilar MPR
Dalam sambutannya, Inspektur Sekretariat Jenderal MPR RI, Anies Mayangsari Muninggar, menyampaikan bahwa LCC Empat Pilar MPR RI bukan sekadar ajang untuk mencari juara, melainkan wadah untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai luhur bangsa. Melalui ajang tersebut, para siswa diajak untuk berpikir kritis, bekerja sama, serta memiliki karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat. Dengan begitu, mereka bisa tumbuh menjadi calon pemimpin masa depan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Anies menekankan bahwa kompetisi ini dirancang untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan cinta tanah air.
Antusiasme dan Tahapan Lomba
Anies menjelaskan bahwa pelaksanaan lomba di tingkat provinsi dilakukan secara bertahap di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Kalimantan Utara memiliki makna istimewa karena merupakan provinsi ke-34 dalam urutan pelaksanaan LCC tingkat provinsi di Indonesia. Dengan demikian, setelah Kalimantan Utara selesai, tinggal empat provinsi lagi yang akan menyelesaikan rangkaian seleksi sebelum seluruh wakil terbaik bertemu pada LCC Empat Pilar MPR RI tingkat nasional di Jakarta pada Agustus 2026. Awalnya, pelaksanaan di Kalimantan Utara direncanakan pada 16 Mei 2026, tetapi berdasarkan evaluasi menyeluruh, jadwal disesuaikan untuk meningkatkan kualitas, transparansi, dan akuntabilitas. Anies menambahkan, "Oleh karena itu, jadwal pelaksanaan LCC Empat Pilar di Kalimantan Utara disesuaikan agar seluruh proses dapat berlangsung dengan kualitas yang semakin baik, transparan, profesional, dan memenuhi prinsip keadilan bagi seluruh peserta." Antusiasme peserta sangat tinggi; sebanyak 40 sekolah mengikuti babak penyisihan, namun hanya sembilan sekolah terbaik yang berhasil melaju ke babak berikutnya. Mereka bertanding secara objektif, jujur, dan adil di bawah pengawasan para juri yang berasal dari kalangan akademisi. Anies berharap lomba berlangsung secara objektif, profesional, dan akuntabel. "Hasil lomba berada di tangan kalian semua sebagai putra-putri terbaik Provinsi Kalimantan Utara. Selamat berkompetisi, jaga persaudaraan, dan junjung tinggi nilai-nilai sportivitas," pungkasnya.



