Hari Kartini 21 April: Sekolah Tetap Masuk, Ini Penjelasan Lengkapnya
Hari Kartini 21 April: Sekolah Tetap Masuk, Ini Penjelasannya

Hari Kartini 21 April: Sekolah Tetap Masuk, Ini Penjelasan Lengkapnya

Jakarta - Tanggal 21 April setiap tahun diperingati sebagai Hari Kartini di Indonesia, sebuah momen penting untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya di bidang pendidikan. Namun, banyak masyarakat, terutama orang tua dan siswa, yang bertanya-tanya apakah Hari Kartini termasuk hari libur, sehingga sekolah akan diliburkan atau tidak. Berdasarkan aturan resmi pemerintah, berikut adalah ketentuan yang perlu dipahami.

Sekolah Tidak Libur pada Hari Kartini 21 April

Merujuk pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 108 Tahun 1964, tanggal 21 April memang ditetapkan sebagai Hari Kartini. Namun, dalam ketentuan tersebut tidak disebutkan bahwa Hari Kartini merupakan hari libur nasional. Selain itu, mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang hari libur nasional dan cuti bersama, tanggal 21 April 2026 tidak tercantum sebagai hari libur nasional maupun cuti bersama. Artinya, secara resmi Hari Kartini tidak libur.

Dengan demikian, sekolah tetap masuk pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan belajar mengajar berlangsung seperti biasa di seluruh satuan pendidikan di Indonesia. Meskipun tidak libur, sekolah umumnya tetap memperingati Hari Kartini melalui berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat emansipasi, kreativitas, serta penghargaan terhadap perjuangan tokoh perempuan Indonesia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kegiatan Peringatan Hari Kartini di Sekolah

Peringatan Hari Kartini di sekolah biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang bersifat tematik dan edukatif. Kegiatan tersebut disesuaikan dengan kebijakan masing-masing satuan pendidikan, namun beberapa contoh yang umum dilakukan antara lain:

  • Upacara bendera memperingati Hari Kartini
  • Lomba busana adat atau kebaya
  • Lomba pidato atau membaca puisi tentang Kartini
  • Kegiatan seni dan kreativitas siswa

Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan nilai perjuangan dan semangat emansipasi kepada generasi muda, tanpa menghentikan proses belajar mengajar. Melalui pendekatan ini, Hari Kartini tetap dirayakan dengan penuh makna sambil menjaga kontinuitas pendidikan.

Sekilas Tentang Peringatan Hari Kartini 21 April

Hari Kartini diperingati untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini, yang lahir pada 21 April 1879. Penetapan Hari Kartini pada tanggal ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 108 Tahun 1964. Semangat Kartini hingga kini terus relevan, terutama dalam mendorong kesetaraan kesempatan dan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Buah pikir Kartini banyak dipengaruhi oleh kondisi sosial pada masanya, yang menempatkan pendidikan sebagai sarana penting untuk kemajuan bangsa.

Meski tidak ditetapkan sebagai hari libur, peringatan Hari Kartini tetap menjadi momen penting dalam kalender nasional. Dengan berbagai kegiatan di sekolah, nilai-nilai perjuangan Kartini dapat disampaikan kepada siswa, sekaligus menginspirasi mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Jadi, meskipun aktivitas sekolah berjalan normal, esensi peringatan Hari Kartini tidak luntur dan terus dihidupkan melalui edukasi dan kreativitas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga