Anggota DPR RI Rajiv mengunjungi SLB ABC YPLAB di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, untuk bersilaturahmi dengan para siswa, guru, dan orang tua murid. Kunjungan ini tidak hanya menjadi agenda temu warga, tetapi juga diisi dengan penyaluran 50 Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa di sekolah tersebut.
Pendidikan untuk Semua
"Pendidikan bukan hanya hak segelintir anak, melainkan hak seluruh anak bangsa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menambah semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus," ujar Rajiv dalam keterangannya pada Jumat, 8 Mei 2026.
Dalam kunjungan itu, Rajiv terlihat berinteraksi langsung dengan para siswa. Ia menyapa, berbincang, hingga melihat dari dekat aktivitas belajar anak-anak yang tetap berlangsung dengan penuh semangat.
Apresiasi untuk Siswa dan Orang Tua
Politisi muda tersebut juga mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan para siswa. Menurutnya, melihat anak-anak belajar, bermain, dan tumbuh seperti anak-anak lainnya merupakan kebahagiaan tersendiri. "Untuk anak-anakku di SLB ABC YPLAB, senang rasanya hari ini kita bisa bertemu langsung. Melihat kalian menikmati masa sekolah, belajar, bermain, dan tumbuh penuh semangat sebagaimana anak-anak lainnya," katanya.
Tak hanya kepada siswa, Rajiv juga memberikan apresiasi kepada para orang tua murid yang dinilainya memiliki peran besar dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus. "Teruntuk para orang tua murid, kalian adalah orang tua-orang tua hebat yang terus mendampingi, menguatkan, dan memperjuangkan masa depan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan ketulusan. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan hadirnya masa depan yang lebih baik bagi putra-putri tercinta," ucapnya.
Peran Guru dan Orang Tua
Ia juga menegaskan pentingnya peran guru dan orang tua dalam pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan kesabaran dan keikhlasan dalam proses belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Rajiv juga merespons kebutuhan pihak sekolah terkait fasilitas kursi roda. Ia bahkan menyatakan akan memberikan bantuan melebihi permintaan awal. "Ibu kepala sekolah terkait permintaan kursi roda, jangan 4 kursi roda, besok saya kasih 5 kursi roda," ucap Rajiv yang disambut rasa syukur dari orang tua siswa.
Komitmen Pendidikan Inklusif
Silaturahmi tersebut menjadi pesan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan. Rajiv menilai negara harus terus hadir dalam mendukung pendidikan inklusif, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.



