Siswa Indonesia Raih Empat Medali di IEO 2026 Shenzhen
Siswa Indonesia Raih Empat Medali di IEO 2026

Tim siswa Indonesia berhasil membawa pulang empat medali dari ajang International Economics Olympiad (IEO) 2026 yang digelar di Shenzhen, Tiongkok pada 12–20 Juli 2026. Prestasi tersebut terdiri dari satu medali emas, dua medali perak, satu medali perunggu, serta penghargaan khusus Best in Finance.

Prestasi Membanggakan di Kancah Internasional

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Maria Veronica Irene Herdjiono menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah mengharumkan nama bangsa. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras para peserta dan kolaborasi erat antara pembina, sekolah, orangtua, serta seluruh pihak yang mendukung proses pelatihan.

“Semoga capaian ini menjadi inspirasi bagi talenta muda Indonesia untuk terus berprestasi di tingkat dunia,” kata Maria Veronica Irene Herdjiono dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (23/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rincian Medali dan Penghargaan

Dalam kompetisi yang diikuti oleh puluhan negara tersebut, Indonesia berhasil menunjukkan kemampuan unggul di bidang ekonomi. Satu medali emas diraih berkat penguasaan materi ekonomi makro dan mikro yang mendalam. Dua medali perak diperoleh dari kategori analisis kebijakan dan studi kasus, sementara satu medali perunggu melengkapi koleksi. Penghargaan Best in Finance diberikan kepada salah satu peserta yang menonjol dalam pemahaman pasar keuangan dan instrumen derivatif.

Keberhasilan ini menambah deretan prestasi Indonesia di ajang olimpiade sains internasional. IEO sendiri merupakan kompetisi tahunan yang menguji kemampuan siswa dalam ekonomi, keuangan, dan literasi bisnis. Tahun ini, penyelenggaraan di Shenzhen diikuti oleh lebih dari 40 negara dengan standar soal yang sangat kompetitif.

Dukungan Penuh dari Pemerintah

Puspresnas, di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, terus berkomitmen untuk mengembangkan bakat dan minat siswa di berbagai bidang, termasuk ilmu ekonomi. Program pembinaan intensif telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum kompetisi, meliputi pelatihan teori, simulasi, dan pendampingan oleh para ahli.

Maria Veronica Irene Herdjiono menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan dapat memotivasi lebih banyak siswa untuk berpartisipasi dalam olimpiade sains dan memperkuat daya saing bangsa di era global. “Kami akan terus mendukung penuh setiap upaya untuk mencetak generasi emas Indonesia,” pungkasnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga