Peneliti Ungkap Lapisan Tanah Liat Licin Perparah Tsunami Gempa Tohoku 2011
Lapisan Tanah Liat Licin Perparah Tsunami Tohoku 2011

Peneliti Ungkap Lapisan Tanah Liat Licin Perparah Tsunami Gempa Tohoku 2011

Para peneliti telah menemukan adanya lapisan tanah liat yang licin dan tebal di dasar laut. Lapisan ini diduga kuat memperparah terjadinya tsunami dahsyat yang menyertai Gempa Tohoku pada tahun 2011.

Gempa Dahsyat dan Tsunami Mematikan

Gempa Tohoku yang terjadi di Jepang pada 2011 lalu tercatat memiliki magnitudo mencapai 9,1. Guncangan hebat ini memicu tsunami yang menghantam wilayah timur Jepang dengan kekuatan luar biasa, menimbulkan kerusakan masif dan korban jiwa yang sangat besar.

Peristiwa bencana alam tersebut terjadi di zona subduksi, yaitu area di mana Lempeng Pasifik secara perlahan menyusup ke bawah lempeng lainnya. Proses geologis inilah yang menjadi pemicu utama gempa berkekuatan tinggi.

Pengeboran Langsung ke Sumber Patahan

Pada tahun 2024, tim peneliti yang dipimpin oleh Hackney dan rekan-rekannya melakukan ekspedisi ilmiah menggunakan kapal riset Chikyu. Mereka melakukan pengeboran langsung ke dalam patahan yang menjadi sumber Gempa Tohoku 2011.

Melalui investigasi mendalam ini, para ilmuwan berhasil mengidentifikasi keberadaan lapisan tanah liat dengan karakteristik khusus di dasar laut. Lapisan tersebut memiliki ketebalan yang signifikan dan permukaan yang sangat licin.

Mekanisme yang Memperburuk Tsunami

Lapisan tanah liat licin ini diduga berperan penting dalam memperbesar displacement atau pergeseran dasar laut saat gempa terjadi. Sifat licinnya memungkinkan pergerakan lempeng menjadi lebih mudah dan ekstensif.

Pergeseran yang lebih besar pada dasar laut secara langsung meningkatkan volume air yang terdorong, sehingga menghasilkan gelombang tsunami yang lebih tinggi dan lebih kuat saat mencapai daratan. Temuan ini memberikan penjelasan baru mengapa tsunami yang terjadi bisa sedahsyat itu.

Penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan mekanisme pastinya dan bagaimana faktor serupa dapat mempengaruhi potensi tsunami di zona subduksi lainnya di dunia.