Universitas Brawijaya (UB) Malang menerapkan kebijakan car free day (CFD) setiap hari Jumat di area kampus sebagai upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon. Kebijakan ini mulai berlaku pada Jumat, 18 Mei 2026, dan berlaku setiap pekan.
Latar Belakang Kebijakan
Rektor UB, Prof. Widodo, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mewujudkan kampus hijau dan berkelanjutan. "Kami ingin mengurangi penggunaan kendaraan bermotor di dalam kampus, terutama pada hari Jumat yang cenderung lebih lengang," ujarnya.
Implementasi di Lapangan
Pada hari Jumat, seluruh kendaraan roda empat dan roda dua dilarang masuk ke area kampus mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Kecuali kendaraan darurat, kendaraan pengangkut sampah, dan kendaraan penyandang disabilitas. Mahasiswa dan staf diimbau menggunakan transportasi umum, bersepeda, atau berjalan kaki.
"Kami juga menyediakan fasilitas parkir sepeda dan area khusus pejalan kaki untuk mendukung kebijakan ini," tambah Prof. Widodo.
Dampak Positif
Kebijakan ini ditargetkan dapat mengurangi emisi karbon hingga 20% per tahun. Selain itu, UB juga menghemat biaya operasional kendaraan dinas dan listrik di area parkir. Mahasiswa pun diharapkan lebih sehat karena lebih banyak bergerak.
Respons Mahasiswa
Sejumlah mahasiswa menyambut baik kebijakan ini. "Udara di kampus jadi lebih segar, dan saya jadi lebih rajin jalan kaki. Semoga bisa jadi budaya baru di UB," kata Rina, mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer.
Namun, ada juga yang mengeluhkan keterbatasan transportasi umum di sekitar kampus. Pihak UB berjanji akan bekerja sama dengan Pemkot Malang untuk meningkatkan layanan transportasi publik.
Program Kampus Hijau Lainnya
CFD Jumat hanyalah salah satu dari serangkaian program kampus hijau UB. Sebelumnya, UB telah memasang panel surya di beberapa gedung, menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu, dan menggalakkan penggunaan botol minum isi ulang.
"Ke depannya, kami akan terus berinovasi untuk menjadikan UB sebagai kampus yang ramah lingkungan dan berkelanjutan," tutup Rektor.



