Pria China Dedikasikan 20 Tahun Bangun Sekolah untuk Anak HIV
Pria China 20 Tahun Bangun Sekolah untuk Anak HIV

Seorang pria di China, Guo Xiaoping (63), telah mendedikasikan lebih dari dua dekade hidupnya untuk mendirikan dan mengelola tempat belajar khusus bagi anak-anak yang hidup dengan Human Immunodeficiency Virus (HIV). HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh, dan tanpa pengobatan, infeksi ini dapat berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). Guo, yang sebelumnya menjabat sebagai direktur rumah sakit penyakit menular di Kota Linfen, Provinsi Shanxi, memulai misinya pada awal tahun 2000-an ketika stigma terhadap HIV sangat tinggi.

Latar Belakang dan Motivasi

Guo Xiaoping menyaksikan sendiri diskriminasi yang dialami anak-anak dengan HIV, termasuk penolakan dari sekolah-sekolah reguler. Hal ini mendorongnya untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif. Pada tahun 2004, ia mendirikan Sekolah Dasar Red Ribbon Linfen, yang khusus menerima siswa yang terinfeksi HIV. Sekolah ini menjadi yang pertama dari jenisnya di China.

Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2022, sekitar 1,1 juta orang di China hidup dengan HIV. Namun, akses pendidikan bagi anak-anak dengan HIV masih menjadi tantangan besar akibat stigma sosial.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perjuangan dan Dampak

Selama bertahun-tahun, Guo menghadapi berbagai rintangan, mulai dari keterbatasan dana hingga resistensi dari masyarakat. Namun, ia terus berjuang. Sekolah yang ia dirikan tidak hanya memberikan pendidikan formal, tetapi juga dukungan medis dan psikososial. Hingga saat ini, lebih dari 200 anak telah lulus dari sekolah tersebut, dan banyak yang melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih tinggi.

"Anak-anak ini memiliki hak yang sama untuk belajar dan bermimpi," kata Guo dalam sebuah wawancara dengan media lokal. "Saya hanya ingin mereka merasa diterima dan memiliki masa depan yang lebih baik."

Pengakuan dan Masa Depan

Upaya Guo mendapat pengakuan luas. Pada tahun 2018, ia dinobatkan sebagai salah satu dari "Sepuluh Tokoh yang Menyentuh Hati China" oleh stasiun televisi nasional. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, Guo bertekad untuk terus mengelola sekolah tersebut dan memperluas jangkauannya. Ia berharap pemerintah dan masyarakat dapat lebih mendukung pendidikan inklusif bagi anak-anak dengan HIV.

Kisah Guo Xiaoping menjadi inspirasi bagi banyak orang, menunjukkan bahwa satu orang dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan anak-anak yang rentan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga