Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dibuat kagum oleh tiga siswa sekolah dasar yang menjadi juara Jakarta Robotic Games 2026. Dalam dialog usai penyerahan penghargaan di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (28/7/2026), para bocah berusia 11 tahun itu mengungkapkan ambisi mereka menciptakan robot untuk menyelesaikan masalah kemacetan dan sampah di Jakarta.
Panggung Kejutan: Ide Besar dari Usia Muda
Saat memanggil Arjuna, Darren, dan satu rekan setimnya, Pramono awalnya bercanda tentang penampilan mereka yang semuanya berkacamata. "Saya baru tahu kalau namanya robotik kecil-kecil semuanya pakai kacamata begini," ujar Pramono yang disambut tawa hadirin. Namun, kekaguman muncul setelah ia mendengar jawaban Darren tentang tujuan mengikuti kompetisi: "Kita ikut ini karena kita ingin membuat robot yang bisa memajukan Jakarta, Indonesia, dan seluruh dunia."
Pramono kemudian mendesak lebih lanjut tentang masalah yang ingin dipecahkan. Darren menjawab, "Yang diperbaiki adalah masalah di dalam kehidupan. Misalnya kemacetan, sampah, bisa banyaklah." Jawaban spontan ini membuat Pramono mengakui bahwa generasi muda ini menunjukkan pola pikir problem solver yang luar biasa.
Harapan Besar untuk Inovator Muda Jakarta
"Terus terang secara jujur Pak Gubernur harus mengatakan kalian bertiga hebat. Mudah-mudahan Jakarta akan menjadi lebih baik di tangan anak-anak seperti kalian semua," puji Pramono. Ia menekankan bahwa kompetisi robotik seperti Jakarta Robotic Games 2026 adalah wadah penting untuk melahirkan kreator dan pemecah masalah perkotaan.
"Saya meyakini dari kompetisi ini akan lahir para inovator, menjadi problem solving dari berbagai persoalan yang ada di Jakarta ini, bahkan di Indonesia," tambahnya. Pramono juga mengungkapkan bahwa ia baru mempelajari perkembangan robotika, AI, IoT, dan smart city saat kunjungan kerja ke Shenzhen, Seoul, Tokyo, dan Kyoto. Menurutnya, perkembangan teknologi global sangat cepat sehingga Jakarta harus menyiapkan SDM unggul.
Kompetisi Nasional dan Internasional: Peluang Emas
Pemprov DKI Jakarta berencana membuka kesempatan bagi para juara robotik untuk berlaga di tingkat internasional. Pramono menyatakan siap mengirim peserta berprestasi ke luar negeri jika mereka berhasil menjadi juara nasional. "Saya berharap betul ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk bisa menjadi juara nasional dan sekaligus ikut robotik internasional," tuturnya.
Kompetisi Jakarta Robotic Games 2026 sendiri diikuti oleh puluhan tim dari berbagai jenjang pendidikan. Para pemenang tidak hanya mendapatkan penghargaan, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan prototipe robot mereka dengan dukungan dari pemerintah daerah dan mitra industri. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lahirnya solusi inovatif berbasis teknologi untuk mengatasi tantangan perkotaan, seperti kemacetan yang selama ini menjadi masalah kronis di Jakarta.



