Kebiasaan Baca Buku Kunci Sukses Grandprix Jadi Ilmuwan Doktor Kimia Termuda
Kebiasaan Baca Buku Kunci Sukses Grandprix Jadi Doktor Kimia

Kebiasaan membaca buku sejak kecil menjadi kunci sukses Grandprix Thomryes Marth Kadja dalam meraih gelar doktor kimia termuda di Indonesia. Pria kelahiran 1993 ini berhasil menyelesaikan studi doktoralnya di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada usia 27 tahun, menjadikannya salah satu ilmuwan muda paling cemerlang di tanah air.

Perjalanan Akademik Grandprix

Grandprix, begitu ia akrab disapa, menyelesaikan program doktoralnya dalam waktu hanya 2,5 tahun. Ia meraih gelar doktor setelah mempertahankan disertasi berjudul “Sintesis dan Karakterisasi Material Berbasis Silika Mesopori untuk Aplikasi Katalis”. Prestasi ini tidak lepas dari kebiasaannya yang gemar membaca sejak kecil.

Kebiasaan Membaca Sejak Dini

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Grandprix sudah terbiasa menghabiskan waktu luangnya dengan membaca buku. Buku-buku sains dan pengetahuan umum menjadi favoritnya. “Saya suka membaca buku apa pun, mulai dari ensiklopedia, buku pelajaran, hingga novel. Kebiasaan ini membuat saya cepat memahami konsep-konsep sulit di perkuliahan,” ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dukungan Keluarga dan Lingkungan

Orang tua Grandprix selalu mendorong minat bacanya. Mereka menyediakan berbagai buku di rumah dan mengajaknya ke perpustakaan setiap akhir pekan. Selain itu, lingkungan sekolah yang mendukung juga turut membentuk kecintaannya pada ilmu pengetahuan.

Tips Sukses dari Grandprix

Grandprix membagikan beberapa tips bagi generasi muda yang ingin meraih prestasi serupa:

  • Membaca secara konsisten – Luangkan waktu setidaknya 30 menit setiap hari untuk membaca buku non-fiksi.
  • Pilih buku yang sesuai minat – Mulailah dengan topik yang disukai agar tidak bosan.
  • Diskusikan bacaan – Berbagi pengetahuan dengan teman atau mentor untuk memperdalam pemahaman.

Pesan Inspiratif

Grandprix berpesan bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. “Kuncinya adalah konsistensi dan rasa ingin tahu yang tinggi. Jangan pernah berhenti belajar, karena ilmu adalah investasi seumur hidup,” katanya.

Keberhasilan Grandprix diharapkan dapat menginspirasi banyak anak muda Indonesia untuk gemar membaca dan mengejar mimpi setinggi mungkin. Dengan membaca, pintu pengetahuan terbuka lebar dan prestasi gemilang dapat diraih.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga