BPIP Perkuat Implementasi Pendidikan Pancasila di Sekolah dengan Dukungan Ekosistem Pembelajaran
Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, Irene Camelyn Sinaga, menekankan bahwa penguatan Pendidikan Pancasila memerlukan dukungan ekosistem pembelajaran yang baik. Hal ini termasuk ketersediaan buku teks utama yang berkualitas bagi peserta didik. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara perlu dipahami secara utuh oleh generasi muda melalui proses pembelajaran yang sistematis dan didukung oleh materi ajar yang memadai.
"Penganggaran buku teks utama Pendidikan Pancasila menjadi bagian penting dalam memastikan nilai-nilai Pancasila dapat dipelajari secara berkelanjutan oleh peserta didik," ujar Irene saat Sosialisasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila bagi satuan pendidikan. Kegiatan tersebut digelar di P4 Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Peran Buku dalam Kurikulum Nasional
Senada dengan pernyataan Irene, Kepala Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Supriyatno menjelaskan bahwa buku merupakan instrumen utama dalam pelaksanaan kurikulum nasional. Karena itu, pemerintah berkewajiban memastikan ketersediaan buku pendidikan bermutu, terjangkau, dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Supriyatno menyebut, penyediaan buku pendidikan telah diatur melalui sejumlah regulasi, antara lain:
- Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan
- Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2019 yang mengatur standar mutu, penilaian, hingga distribusi buku pendidikan
Sosialisasi sebagai Upaya Bersama
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa sosialisasi merupakan bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi karakter bangsa melalui pendidikan. Menurut Nahdiana, keberhasilan Pendidikan Pancasila tidak hanya diukur dari nilai akademik siswa, tetapi juga dari perubahan perilaku di lingkungan sekolah.
Perubahan perilaku tersebut meliputi:
- Menurunnya kasus perundungan
- Hilangnya kekerasan
- Meningkatnya sikap toleransi di kalangan peserta didik
"Penguatan Pendidikan Pancasila juga memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat melalui pendekatan Tri Sentra Pendidikan agar nilai-nilai yang diajarkan di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," dia menandasi.
Dengan demikian, upaya BPIP bersama Kemendikbudristek dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta ini diharapkan dapat memperkuat implementasi Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah, tidak hanya melalui pemahaman teoritis tetapi juga praktik nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
