Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengubah skema pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA sederajat pada tahun 2026. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, mengungkapkan bahwa perubahan utama terletak pada jumlah mata uji yang diujikan setiap harinya.
Evaluasi Pelaksanaan TKA 2025
Perubahan ini merupakan hasil evaluasi dari pelaksanaan TKA SMA tahun 2025. Banyak peserta mengeluhkan bahwa jumlah mata uji yang mencapai tiga mata pelajaran dalam satu hari terlalu memberatkan. Rahmawati menjelaskan bahwa pihaknya menerima masukan tersebut dan melakukan penyesuaian untuk meningkatkan kenyamanan peserta.
Skema Baru TKA 2026
Pada tahun 2026, mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan dalam satu hari. Sebagai gantinya, setiap mata pelajaran akan diujikan secara terpisah dengan jadwal satu hari satu mata pelajaran. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban peserta dan memberikan waktu yang lebih cukup untuk mengerjakan setiap tes.
"Dengan masukan dan evaluasi tahun 2025, tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tapi satu hari satu mata pelajaran," ujar Rahmawati di Kantor BKPDM, Selasa (26/5/2026).
Kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil tes karena peserta dapat lebih fokus pada setiap mata pelajaran tanpa tekanan waktu yang berlebihan. Kemendikdasmen akan terus memantau pelaksanaan TKA 2026 dan melakukan perbaikan berkelanjutan demi mutu pendidikan nasional.



