PPAPT Siapkan Skema Beasiswa Parsial KIP Kuliah untuk Desil 5
Skema Beasiswa Parsial KIP Kuliah untuk Desil 5 Disiapkan

Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tengah menyiapkan skema beasiswa parsial melalui program bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Skema baru ini dirancang untuk membantu mahasiswa yang tidak lolos KIP Kuliah karena terkendala pengelompokan desil keluarga dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya yang berada di desil 5.

Skema Beasiswa Parsial untuk Mahasiswa Desil 5

Plt Kepala PPAPT, Sandro Mihradi, mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mematangkan skema beasiswa parsial. "Kami sedang menyiapkan skema beasiswa parsial di mana nantinya kami akan mencoba memberikan dukungan bantuan dalam hal biaya pendidikan. Semoga ini dapat membantu mereka menyelesaikan kuliah," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja dengan Komisi X DPR RI di Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/6/2026).

Seperti diketahui, salah satu syarat penerima KIP Kuliah adalah berasal dari keluarga dengan desil 1 hingga 4. Namun, banyak mahasiswa dari desil 5 yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan tetapi belum tersentuh program tersebut. Dengan adanya skema baru ini, diharapkan mahasiswa dari desil 5 dapat tetap melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Detail Skema yang Direncanakan

PPAPT masih terus mengkaji mekanisme dan besaran bantuan yang akan diberikan. Skema parsial ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi mahasiswa yang berada di ambang batas kriteria penerima KIP Kuliah. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu. Rencananya, skema ini akan segera diujicobakan dan dievaluasi sebelum diterapkan secara luas.

Dengan langkah ini, pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan bantuan pendidikan agar lebih banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dapat meraih cita-cita mereka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga