Mahasiswi UGM dari Keluarga Buruh Proyek Buktikan Mimpi Bisa Tercapai
Mahasiswi UGM dari Keluarga Buruh Proyek Buktikan Mimpi

KOMPAS.com - Ketidakpastian keuangan keluarga sempat membuat Ristiana Artanti (19) khawatir tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Risti, sapaan akrabnya, berasal dari Karangsari, Kulon Progo, Jawa Tengah. Ayahnya, Rubikan (47), bekerja sebagai buruh proyek, sementara ibunya, Winarni (47), yang sebelumnya bekerja sebagai asisten rumah tangga, kini menjadi ibu rumah tangga.

Kekhawatiran Orang Tua

Rasa cemas tidak hanya dirasakan oleh Risti, tetapi juga oleh kedua orang tuanya. Winarni mengungkapkan kekhawatirannya saat Risti menyampaikan keinginan untuk kuliah. "Pas dia utarakan pengen kuliah itu, saya mikirnya gini, apa bisa mendanai soalnya ekonomi kita, susah kayak gini, kadang-kadang ada, kadang-kadang gak. Bisa makan tiga kali sehari itu sudah bersyukur," ujar Winarni, dilansir dari situs UGM, Kamis (11/6/2026).

Perjuangan dan Tekad Kuat

Meskipun kondisi ekonomi keluarga pas-pasan, Risti tidak patah semangat. Ia terus berusaha keras untuk meraih mimpinya. Dengan tekad yang kuat dan dukungan dari orang tua, Risti berhasil lolos seleksi masuk Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur prestasi. Kini, ia tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kisah Risti menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah halangan untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan kerja keras dan doa, mimpi dapat terwujud.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga