Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkap alasan mengapa nilai literasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SD dan SMP lebih tinggi dibandingkan dengan siswa SMA sederajat. Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen, Rahmawati, menyatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan fenomena tersebut.
Dua Faktor Utama
Menurut Rahmawati, ada dua hal utama yang menjadi penyebab. Pertama, aspek teknis dalam pelaksanaan TKA. Ia menjelaskan bahwa tingkat kesiapan siswa SD dan SMP lebih baik dibandingkan dengan siswa SMA sederajat dalam menghadapi TKA tahun 2025.
Aspek Teknis dan Nonteknis
Rahmawati menambahkan bahwa selain faktor teknis, terdapat pula faktor nonteknis seperti jadwal pelaksanaan TKA yang terlalu mepet bagi siswa SMA. Hal ini menyebabkan siswa SMA kurang memiliki waktu persiapan yang memadai dibandingkan dengan siswa SD dan SMP.
Dengan demikian, perbedaan nilai literasi TKA antar jenjang pendidikan tersebut tidak semata-mata menunjukkan kemampuan akademik, melainkan juga dipengaruhi oleh kondisi pelaksanaan ujian.



