AS Kirim Bantuan untuk Venezuela Usai Dua Gempa Dahsyat, 7,2 dan 7,5 Magnitudo
AS Kirim Bantuan untuk Venezuela Usai Dua Gempa Dahsyat

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengerahkan bantuan untuk Venezuela setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah barat ibu kota Caracas pada Rabu (24/6) sore waktu setempat. Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Landau, mengonfirmasi bahwa Washington telah menjalin komunikasi intensif dengan otoritas di Caracas dan mulai menyalurkan bantuan.

Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5

Menurut Survei Geologi AS (USGS), gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 mengguncang area sekitar 160 kilometer dari Caracas. Kurang dari satu menit kemudian, gempa kedua dengan magnitudo 7,5 terjadi. Kedua gempa ini diperkirakan menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan parah di berbagai wilayah Venezuela.

Hingga saat ini, otoritas Venezuela belum merilis angka resmi korban tewas, korban luka, maupun kerusakan yang ditimbulkan. Namun, Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, dalam pidato resmi pada Rabu malam mengumumkan status keadaan darurat nasional. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, tetapi tidak menyebutkan jumlah pasti korban.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Bandara Simon Bolivar Ditutup

Rodriguez juga mengumumkan penutupan Bandara Simon Bolivar di area Maiquetia, dekat Caracas, akibat kerusakan infrastruktur yang dipicu gempa. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan memungkinkan evaluasi teknis lebih lanjut.

"Kami sedang menjalin komunikasi dengan otoritas setempat dan mengerahkan bantuan," kata Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau, seperti dilansir Reuters, Kamis (25/6/2026). Pernyataan ini menegaskan komitmen AS dalam mendukung upaya penanganan bencana di Venezuela.

Dampak dan Respons Internasional

Gempa dahsyat ini memicu kepanikan di sejumlah kota, termasuk Caracas, di mana beberapa bangunan dilaporkan ambruk. Tim penyelamat masih berupaya menjangkau daerah-daerah terdampak yang mungkin terisolasi. Bantuan dari AS diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi dan pemulihan.

Sebelumnya, Presiden Venezuela telah mengumumkan keadaan darurat melalui pidato nasional. Langkah ini memungkinkan mobilisasi sumber daya negara secara cepat untuk merespons bencana. Masyarakat internasional, termasuk AS, terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan tambahan jika diperlukan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga