Video yang memperlihatkan dugaan keributan kelompok suporter tim sepak bola di Simpang Yasmin, Bogor Barat, Kota Bogor, viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi tidak lama setelah pertandingan Persib melawan Persija selesai ditayangkan di televisi. Keributan tersebut berdampak pada arus lalu lintas hingga mengakibatkan kemacetan.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Bogor Barat Kompol Didin Komarudin membenarkan peristiwa dalam video viral tersebut. Menurutnya, kejadian berlangsung sekitar satu jam setelah acara nobar (nonton bareng) di Bubulak yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Saat itu, polisi sudah mengimbau agar suporter tidak melakukan konvoi atau membawa atribut untuk mengantisipasi keributan.
"Nah, tidak lama setelah bubar, sekitar satu jam ada info tawuran. Kita langsung ke lokasi juga, tapi ketika anggota sampai di sana sudah bubar, mereka membubarkan diri," kata Didin saat dimintai konfirmasi, Rabu (5/8/2026).
Video Viral Menunjukkan Aksi Penyerangan
Dalam video yang dilihat detikcom, tampak sekelompok pemotor berhenti di tengah jalan raya. Sejumlah pemotor turun dan menyerang pengendara yang melintas di jalur arah berlawanan. Aksi penyerangan membuat arus lalu lintas macet karena kelompok suporter berhenti di tengah jalan. Sejumlah orang yang berada di sebuah rumah makan juga tampak berlarian menghindari tawuran.
Didin menduga penyerangan dilakukan kelompok suporter terhadap kelompok pemotor yang dituding sebagai pendukung tim lawan. Namun, ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukanlah tawuran, melainkan aksi penyerangan sepihak.
Polisi Bergerak Cepat
Begitu menerima informasi, polisi langsung menuju lokasi. Namun, saat tiba di TKP, para pelaku sudah membubarkan diri. Beruntung, tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan akibat kejadian ini.
"Cuma yang saya lihat di video itu, sepertinya bukan tawuran ya. Mungkin ini mereka menyerang kelompok yang sedang nongkrong atau melintas, yang mereka kira suporter lawan. Kalau suporter yang nobar di Bubulak kan masih dalam pengamanan kita, dalam artian masih ikut kegiatan nobar," jelas Didin.
"Ketika ada info itu kita langsung ke lokasi, tapi ketika sampai, mereka sudah bubar. Tidak ada laporan apa-apa terkait luka atau kerusakan. Tim kita juga standby di lokasi dan malam itu tetap kondusif, tidak ada kejadian lanjutan," imbuhnya.
Antisipasi dan Imbauan
Polsek Bogor Barat terus melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan, terutama saat ada pertandingan sepak bola. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi dan segera melapor jika melihat potensi gangguan keamanan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kondusivitas kota, terutama di tengah euforia pertandingan sepak bola. Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.



