Indonesia Tanpa Wakil di Perempat Final Taipei Open 2026 Usai Dhinda Kalah
Indonesia Tanpa Wakil di Perempat Final Taipei Open 2026

Kekalahan Dhinda di Babak 16 Besar

Kabar buruk datang dari Taipei Open 2026. Wakil Indonesia di sektor tunggal putri, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, harus mengakui keunggulan pebulutangkis India, Devika Sihag, pada babak 16 besar yang digelar di Taipei Arena, Taiwan, Kamis (30/7/2026). Pertandingan hanya berlangsung dua gim dengan skor 16-21 dan 15-21, membuat Dhinda tersingkir dan mengakhiri perjuangan Indonesia di nomor tunggal putri turnamen BWF World Tour Super 300 tersebut.

Indonesia Tanpa Wakil di Perempat Final

Dengan kekalahan Dhinda, Indonesia dipastikan tidak memiliki wakil di babak perempat final Taipei Open 2026 untuk sektor tunggal putri. Ini menjadi pukulan bagi skuat Merah Putih yang sebelumnya menaruh harapan pada Dhinda untuk melaju lebih jauh. Sejak awal turnamen, sektor tunggal putri Indonesia hanya diwakili oleh Dhinda setelah pemain lain absen atau kalah di babak sebelumnya.

Jalan Terjal Dhinda Hadapi Unggulan

Meski tampil cukup kompetitif, Dhinda kesulitan mengimbangi permainan agresif Devika Sihag, yang merupakan unggulan keenam turnamen. Pada gim pertama, Dhinda sempat memberikan perlawanan ketat sebelum akhirnya kehilangan fokus di poin-poin kritis. Di gim kedua, ia tertinggal sejak awal dan tidak mampu mengejar ketertinggalan, meski beberapa kali mencoba memangkas jarak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Catatan Perjalanan Dhinda di Taipei

Sebelumnya, Dhinda berhasil melewati babak pertama dengan kemenangan straight game atas wakil tuan rumah. Namun, performa tersebut tidak berlanjut saat berhadapan dengan Sihag. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi pebulutangkis berusia 22 tahun itu untuk terus meningkatkan kualitas permainannya di turnamen internasional.

Dampak bagi Sektor Tunggal Putri Indonesia

Pulangnya Dhinda dari Taipei Open 2026 menambah daftar kegagalan sektor tunggal putri Indonesia di turnamen BWF World Tour Super 300 musim ini. Federasi Bulutangkis Indonesia (PBSI) diharapkan segera mengevaluasi program pembinaan untuk melahirkan talenta baru yang mampu bersaing di level tertinggi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga