Israel Serang Lebanon, 12 Warga Tewas dalam Serangan ke Hizbullah dan Hamas
Israel Serang Lebanon, 12 Tewas dalam Serangan ke Hizbullah

Israel Serang Lebanon, 12 Warga Tewas dalam Serangan ke Hizbullah dan Hamas

Serangan militer Israel di wilayah Lebanon timur dan selatan telah menewaskan 12 orang dalam satu hari. Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan kelompok militan Hizbullah dan sekutunya dari Palestina, Hamas.

Korban Jiwa dan Luka-luka

Menurut laporan dari Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan musuh Israel di beberapa lokasi di Lembah Bekaa menewaskan 10 orang dan melukai 24 orang. Tiga anak termasuk di antara yang terluka dalam serangan pada hari Jumat (20/2) waktu setempat itu. Kantor berita Lebanon, National News Agency (NNA), sebelumnya melaporkan enam orang tewas dan 25 orang terluka setelah "serangan berat" terjadi di wilayah tersebut.

Target Serangan Israel

Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menyerang "pusat komando Hizbullah". Serangan tersebut terjadi beberapa jam setelah serangan Israel di kamp pengungsi Palestina terbesar di negara itu. Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan pada hari Jumat (20/2) itu menewaskan dua orang, dengan tentara Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan Hamas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Militer Israel menegaskan bahwa pasukannya "menyerang pusat komando Hamas tempat para militan beroperasi" di daerah Ain al-Helweh. "Militer Israel beroperasi melawan penguatan kelompok militan Palestina itu di Lebanon dan akan terus bertindak tegas terhadap Hamas di mana pun mereka beroperasi", imbuh pernyataan resmi tersebut.

Respons dari Hizbullah dan Hamas

Sebuah pernyataan dari Hizbullah di Lembah Bekaa, Lebanon timur, mengonfirmasi bahwa seorang "komandan" dari kelompok yang didukung Iran itu telah tewas dalam serangan di Lembah Bekaa. Sementara itu, Hamas dalam sebuah pernyataan mengutuk serangan itu, yang menurut mereka menyebabkan korban jiwa "sipil".

Mereka menolak tuduhan Israel, dengan mengatakan bahwa bangunan yang menjadi sasaran "milik pasukan keamanan gabungan yang bertugas menjaga keamanan dan stabilitas di kamp itu".

Latar Belakang Konflik

Militer Israel terus melakukan serangan reguler ke Lebanon, meskipun ada gencatan senjata November 2024 yang bertujuan untuk menghentikan konflik lebih dari setahun dengan Hizbullah. Israel mengklaim serangan-serangan itu menargetkan Hizbullah, tetapi kadang-kadang juga militan Hamas. Situasi ini memperburuk ketegangan di wilayah tersebut, dengan korban sipil yang terus bertambah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga