IRGC Iran Tetapkan Kampus AS dan Israel Sebagai Target Serangan Sah
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi menyatakan bahwa kampus-kampus di Amerika Serikat dan Israel kini menjadi target sah untuk penyerangan. Pernyataan tegas ini dikeluarkan sebagai respons langsung atas klaim Iran bahwa universitas-universitas di negaranya telah diserang oleh pasukan militer AS dan Israel.
Perluasan Target ke Kawasan Asia Barat
Berdasarkan laporan dari media Iran Tasnim pada Minggu, 29 Maret 2026, IRGC tidak hanya membatasi target pada kampus di AS dan Israel. Mereka juga memasukkan kampus-kampus di kawasan Asia Barat yang memiliki afiliasi atau hubungan dengan kedua negara tersebut ke dalam daftar target serangan. Hal ini menunjukkan perluasan cakupan operasi militer Iran dalam merespons konflik yang sedang berlangsung.
Pengumuman Resmi dalam Operasi True Promise 4
Pernyataan resmi ini tertuang dalam pengumuman ke-50 dari Operasi True Promise 4, yang dirilis oleh humas IRGC. Operasi ini merupakan bagian dari strategi pertahanan Iran yang bertujuan untuk membalas serangan yang dialami oleh fasilitas pendidikan tinggi mereka. Pengumuman tersebut menegaskan komitmen IRGC untuk mengambil tindakan tegas terhadap entitas yang dianggap terlibat dalam agresi terhadap Iran.
Dengan langkah ini, IRGC ingin mengirim pesan jelas kepada komunitas internasional bahwa mereka tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang menargetkan institusi pendidikan di Iran. Keputusan untuk menetapkan kampus sebagai target sah juga mencerminkan eskalasi ketegangan di kawasan, yang berpotensi mempengaruhi stabilitas global.
Operasi True Promise 4 sendiri telah menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir, dengan serangkaian pengumuman yang mengindikasikan peningkatan aktivitas militer Iran. Para analis memperkirakan bahwa pernyataan terbaru ini dapat memicu respons dari pihak AS dan Israel, yang mungkin akan memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah.



