Pendongeng KPAI Hibur Anak Pemudik di Terminal Kampung Rambutan
Pendongeng Hibur Anak Pemudik di Terminal Kampung Rambutan

Pendongeng KPAI Hibur Anak Pemudik di Terminal Kampung Rambutan

Sebuah kegiatan dongeng interaktif digelar di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, untuk menghibur anak-anak pemudik yang sedang menunggu jadwal keberangkatan bus ke kampung halaman. Kehadiran pendongeng ini disambut dengan antusias oleh puluhan anak yang hadir di area terminal.

Dongeng Interaktif dengan Tema Lingkungan

Kegiatan ini dipandu oleh Budi, seorang pendongeng dari tim Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Sesi dongeng berlangsung di area mesin tiket otomatis terminal, yang menjadi pusat perhatian bagi keluarga pemudik. Sebelum memulai cerita, Budi mengajak anak-anak berkumpul dan bermain gerak melalui lagu untuk mencairkan suasana.

Pada sesi dongeng, Budi menyampaikan cerita bertema lingkungan dengan mengajak anak-anak membayangkan kehidupan di dasar laut. "Siapa yang pernah lihat laut? Di laut ada apa saja?" tanya Budi kepada anak-anak, seperti dilaporkan Antara, Sabtu (14/3/2026). Sejumlah anak merespons dengan menyebut berbagai hewan laut seperti ikan, hiu, dan gurita.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Edukasi Pentingnya Menjaga Kebersihan Lingkungan

Melalui dongeng ini, Budi tidak hanya menghibur tetapi juga mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, termasuk laut Indonesia dari sampah. Pendongeng menggunakan boneka tangan sebagai media untuk membuat cerita lebih menarik dan interaktif bagi anak-anak.

Anak-anak tampak antusias mengikuti cerita sambil berdiri di depan area kegiatan, sementara sebagian orang tua mendampingi dari kursi tunggu di sekitar lokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang ramah anak di area terminal selama periode arus mudik.

Terminal Mulai Dipadati Pemudik Sejak Jumat

Pada Jumat (13/3/2026), Terminal Kampung Rambutan sudah mulai dipadati para pemudik. Sejumlah calon penumpang terlihat memanfaatkan waktu dengan beristirahat, berbincang dengan keluarga, atau bermain ponsel. Mereka memadati area ruang tunggu terminal dengan membawa berbagai barang bawaan seperti koper, tas ransel, hingga kardus berisi kebutuhan perjalanan.

Sebagian penumpang tampak duduk di kursi tunggu sambil menanti jadwal keberangkatan bus antarkota menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, seperti Tasikmalaya, Garut, hingga wilayah Jawa Tengah. Kehadiran pendongeng di tengah keramaian ini memberikan warna tersendiri dan membantu mengurangi kejenuhan anak-anak selama menunggu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga