Warga Binaan Lapas Tangerang Meriahkan Lomba Lukis Nasional Hari Bakti Pemasyarakatan
Lomba Lukis Nasional di Lapas Tangerang Rayakan Hari Bakti Pemasyarakatan

Warga Binaan Lapas Tangerang Meriahkan Lomba Lukis Nasional Hari Bakti Pemasyarakatan

Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62 Tahun 2026, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menggelar Lomba Lukis Tingkat Nasional yang diikuti dengan antusias oleh Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen pembinaan yang produktif dan bermakna bagi para narapidana.

Ruang Ekspresi Kreativitas dan Pembangunan Karakter

Kepala Lapas I Tangerang, Beni Hidayat, menyampaikan bahwa partisipasi dalam lomba ini memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas serta membangun kepercayaan diri. "Melalui kegiatan ini, kami memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas serta membangun kepercayaan diri. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal positif bagi mereka ke depannya," ujarnya kepada wartawan pada Kamis, 2 April 2026.

Lomba yang mengusung tema "Ketahanan Pangan" ini tidak hanya mendorong peserta untuk menghasilkan karya, tetapi juga memberikan ruang untuk mengekspresikan ide, gagasan, serta refleksi diri ke dalam lukisan yang sarat makna. Tema ini membuka interpretasi luas bagi setiap peserta dalam menuangkan perspektif mereka.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Kreatif sebagai Bagian Penting Pembinaan

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Aris Supriyadi, menekankan bahwa proses kreatif yang dijalani Warga Binaan memiliki nilai pembinaan yang tidak kalah penting dibandingkan hasil karya itu sendiri. "Dalam prosesnya, Warga Binaan belajar untuk disiplin, fokus, dan percaya pada kemampuan diri. Hal ini menjadi bagian dari pembentukan sikap dan karakter yang lebih baik," tuturnya.

Berdasarkan ketentuan lomba, setiap karya yang dihasilkan harus merupakan karya orisinal yang dibuat di atas kanvas dengan teknik bebas, seperti realis, abstrak, atau ekspresionis. Proses pembuatan karya juga didokumentasikan sebagai bagian dari penilaian yang mencakup aspek:

  • Kesesuaian tema
  • Kreativitas
  • Teknik
  • Nilai estetika

Pengalaman Berharga bagi Peserta

Bagi Warga Binaan, kesempatan ini menjadi pengalaman berharga. Salah satu peserta, yang diidentifikasi sebagai B, menilai kegiatan ini sebagai sarana untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membangun semangat baru. "Saya merasa diberi kesempatan untuk berkarya dan menunjukkan kemampuan yang kami miliki. Kegiatan ini juga memberikan motivasi untuk terus berkembang menjadi lebih baik," ujarnya.

Melalui partisipasi ini, Lapas I Tangerang kembali menegaskan komitmen penyelenggaraan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian dan kemandirian. Warga Binaan diharapkan mampu menjadi individu yang produktif serta siap kembali berperan di tengah masyarakat setelah menjalani masa hukuman.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga