Sebuah informasi yang beredar di media sosial mengklaim adanya lelang ponsel iPhone terbaru yang mengatasnamakan PT Pegadaian. Informasi tersebut disebarkan oleh akun Facebook yang menggunakan identitas PT Pegadaian. Namun, berdasarkan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut adalah hoaks dan merupakan modus penipuan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.
Narasi yang Beredar
Informasi mengenai lelang ponsel iPhone terbaru ini disebarkan melalui beberapa unggahan di Facebook. Akun-akun tersebut menggunakan nama dan logo PT Pegadaian untuk meyakinkan calon korban. Dalam unggahannya, mereka menawarkan berbagai model iPhone terbaru dengan harga yang sangat miring, jauh di bawah harga pasar. Narasi yang digunakan antara lain mengklaim bahwa barang tersebut merupakan hasil lelang dari nasabah yang gagal bayar, sehingga dijual dengan harga spesial.
Penelusuran Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran dengan menghubungi pihak resmi PT Pegadaian. Hasilnya, PT Pegadaian menegaskan bahwa tidak ada program lelang semacam itu yang dilakukan melalui media sosial. Seluruh kegiatan lelang resmi PT Pegadaian hanya diumumkan melalui situs web resmi dan kanal resmi lainnya. Pihak Pegadaian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran harga murah yang tidak wajar.
Modus Penipuan
Modus penipuan ini biasanya meminta korban untuk mentransfer sejumlah uang sebagai uang muka atau biaya administrasi. Setelah uang dikirim, pelaku akan menghilang dan korban tidak mendapatkan barang yang dijanjikan. Untuk menghindari hal ini, masyarakat diingatkan untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi dan tidak mudah percaya dengan tawaran yang menggiurkan di media sosial.
Langkah Pencegahan
Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari penipuan serupa:
- Selalu periksa keaslian akun media sosial yang mengatasnamakan perusahaan resmi.
- Jangan pernah mentransfer uang kepada pihak yang tidak dikenal tanpa konfirmasi terlebih dahulu.
- Hubungi langsung perusahaan terkait melalui nomor telepon resmi untuk memastikan kebenaran informasi.
- Laporkan akun-akun mencurigakan ke platform media sosial atau pihak berwajib.
Dengan meningkatnya kewaspadaan, masyarakat dapat terhindar dari kerugian akibat penipuan online. Informasi yang benar dan akurat adalah kunci untuk tidak menjadi korban modus penipuan yang semakin marak terjadi.



