Seorang pria yang diduga melakukan penipuan terhadap seorang travel vlogger berhasil diamankan oleh petugas keamanan KAI Commuter Indonesia (KCI) di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada Selasa (7/7/2026). Pelaku terdeteksi berkat sistem kamera pengawas (CCTV) berbasis analitik yang dimiliki KCI.
Kronologi Penangkapan
Manager Public Relations KCI, Leza Arlan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari seorang pengguna KRL yang menjadi korban penipuan di Stasiun Duri pada awal Mei 2026. Korban adalah seorang konten kreator yang kerap membagikan video perjalanan dan ulasan transportasi umum. Pelaku memperkenalkan diri sebagai Sadam Husein dan mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS).
"Petugas terkait segera memasukkan foto dan video rekaman wajah dari pelaku penipuan tersebut sebagai data pencarian ke database sistem CCTV Analytic," ujar Leza dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).
Sistem CCTV Analytic Mendeteksi Pelaku
Pada Selasa (7/7), sistem CCTV Analytic KCI memberikan notifikasi bahwa wajah pelaku terdeteksi saat masuk di Stasiun Tanah Tinggi untuk naik Commuter Line. Petugas langsung bergerak dan mengamankan pelaku saat ia menaiki Commuter Line No. 6014B dengan relasi Kampung Bandan - Bekasi di Stasiun Manggarai.
"Proses pengamanan dilakukan setelah sistem CCTV Analytic memberikan notifikasi atas terdeteksinya wajah terduga penipuan yang sudah dimasukkan ke dalam sistem ini," tambah Leza.
Penyerahan ke Polsek Tebet
Setelah diamankan, petugas berkoordinasi dengan korban untuk tindak lanjut hukum. Pelaku kemudian diserahkan ke Polsek Tebet untuk diproses lebih lanjut terkait kasus penipuan yang terjadi dua bulan lalu.
"Didampingi petugas Pengamanan Stasiun Manggarai, dan korban yang melaporkan, pelaku diserahkan ke Polsek," kata Leza.
Imbauan KAI Commuter
Atas kejadian ini, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna Commuter Line untuk tidak mudah percaya kepada orang asing, apalagi yang baru pertama kali ditemui. "Sebagai peningkatan layanan, KAI Commuter berkomitmen untuk selalu menindaklanjuti semua laporan atau aduan yang disampaikan oleh seluruh penggunanya," tutup Leza.
Keberhasilan penangkapan ini menunjukkan efektivitas sistem keamanan berbasis teknologi yang diterapkan KCI dalam melindungi pengguna jasa kereta api.



