Narasi Bantuan Modal Menteri Keuangan Disebar di Media Sosial, Ternyata Modus Penipuan
Di tengah persiapan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026, media sosial dihebohkan dengan narasi yang mengklaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menawarkan bantuan modal usaha kepada masyarakat. Narasi ini mulai beredar luas pada pertengahan Februari 2026, tepat sebelum penetapan resmi tanggal 1 Ramadhan 1447 H.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, unggahan tersebut terbukti merupakan informasi yang keliru dan tidak memiliki dasar kebenaran. Ada indikasi kuat bahwa narasi yang beredar itu merupakan bagian dari modus penipuan yang dirancang untuk mengecoh masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan finansial.
Modus Penipuan dengan Iming-iming Bantuan Modal
Dalam unggahan yang viral di berbagai platform media sosial, pelaku penipuan memanfaatkan nama besar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menarik perhatian korban. Mereka yang tertarik dengan tawaran bantuan modal tersebut diminta untuk menghubungi admin melalui pesan di Facebook Messenger.
Waspadalah terhadap modus penipuan semacam ini, karena biasanya pelaku akan meminta data pribadi atau bahkan uang administrasi dengan dalih untuk memproses bantuan. Padahal, tidak ada program resmi dari Kementerian Keuangan yang menawarkan bantuan modal secara langsung melalui media sosial dengan cara seperti itu.
Langkah-langkah untuk Menghindari Penipuan
Untuk melindungi diri dari jeratan penipuan dengan modus penawaran bantuan, masyarakat disarankan untuk:
- Selalu verifikasi informasi resmi melalui sumber terpercaya seperti situs web kementerian atau lembaga pemerintah terkait.
- Jangan mudah percaya dengan tawaran yang terlalu menggiurkan dan meminta komunikasi melalui pesan pribadi di media sosial.
- Hindari memberikan data pribadi atau informasi keuangan kepada pihak yang tidak dikenal.
- Laporkan konten mencurigakan kepada pihak berwajib atau platform media sosial untuk tindakan lebih lanjut.
Kejadian ini mengingatkan kita semua untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan bantuan keuangan dari pihak pemerintah. Jangan sampai niat baik untuk mempersiapkan Ramadhan justru berujung pada kerugian materi akibat tertipu oleh oknum tidak bertanggung jawab.