Kerugian Korban Penipuan Selebgram Timothy Ronald Melonjak Hampir Rp600 Miliar
Kerugian Korban Penipuan Timothy Ronald Tembus Rp600 Miliar

Kerugian Korban Penipuan Selebgram Timothy Ronald Melonjak Hampir Rp600 Miliar

Kuasa hukum Jajang mengungkapkan bahwa total kerugian korban dalam dugaan penipuan yang melibatkan selebgram Timothy Ronald terus mengalami peningkatan signifikan hingga saat ini. Awalnya, laporan menunjukkan bahwa sekitar 3.500 anggota komunitas Akademi Crypto telah mengalami kerugian hingga Rp200 miliar.

Namun, dalam perkembangan terbaru, Jajang menyatakan bahwa angka kerugian tersebut kini telah melonjak drastis dan mendekati kisaran Rp500 hingga Rp600 miliar. Peningkatan ini menandakan bahwa dampak kasus ini semakin meluas dan memengaruhi lebih banyak korban.

Pernyataan Kuasa Hukum di Depan Gedung OJK

Jajang memberikan keterangan ini saat ditemui di depan Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlokasi di daerah Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2026. Ia menegaskan, "Kerugian terus bertambah. Kalau yang pertama kali ditaksir sampai Rp200 miliar, sekarang sudah bertambah mungkin kurang lebih kalau saya enggak salah hampir Rp500 atau Rp600 miliar."

Pernyataan ini mengindikasikan bahwa kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh Timothy Ronald masih dalam proses investigasi dan terus menelan korban baru. Komunitas Akademi Crypto, yang menjadi sasaran utama, kini menghadapi kerugian finansial yang sangat besar.

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap aktivitas investasi dan transaksi keuangan, terutama yang melibatkan figur publik seperti selebgram. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan dapat mengambil langkah tegas untuk melindungi masyarakat dari praktik penipuan serupa di masa depan.