Jasad Wanita di Depok Ditemukan Tinggal Tulang, Ada Taburan Kopi di Tubuh
Sebuah kasus kriminal kembali menggemparkan wilayah Jabodetabek. Jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, hanya tinggal tulang belulang, di kawasan Meruyung, Kelurahan Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Yang membuat kasus ini semakin misterius, petugas kepolisian menemukan adanya taburan bubuk kopi di atas jenazah korban.
Taburan Kopi dan Kehidupan Rumah Tangga yang Bermasalah
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengonfirmasi temuan tidak biasa tersebut dalam keterangan resminya pada hari Minggu, 8 Maret 2026. "Hasil pengecekan identifikasi di TKP, kami menemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban," ujar Chairul. Fakta ini menambah daftar pertanyaan dalam penyelidikan kasus kematian yang diduga kuat merupakan tindak kejahatan.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban sehari-hari tinggal bersama seorang laki-laki yang disebut sebagai suami siri. Namun, keberadaan suami siri tersebut saat ini tidak diketahui dan menjadi salah satu titik terang yang sedang dikejar oleh aparat. Keterangan dari saksi, yaitu Ketua RT setempat berinisial SS, mengungkapkan bahwa hubungan rumah tangga korban kerap diwarnai keributan.
"Menurut keterangan Ketua RT, antara korban dengan suami sirinya pernah memiliki riwayat keributan dalam rumah tangganya," beber Kapolsek Chairul Saleh. Hal ini mengindikasikan bahwa konflik domestik bisa menjadi salah satu motif di balik tragedi mengerikan ini.
Harta Benda Korban Dilaporkan Hilang
Selain kondisi jasad dan dinamika rumah tangga, penyidik juga menemukan fakta bahwa sejumlah harta benda milik korban dilaporkan hilang. Barang-barang yang tidak ditemukan di tempat kejadian perkara antara lain:
- 1 unit sepeda motor Suzuki Adres dengan pelat nomor B-6613-ZME, berikut kunci kontak dan STNK-nya. BPKB kendaraan tersebut diketahui dijaminkan sebagai jaminan kredit.
- 1 unit handphone milik korban.
Hilangnya aset berharga ini semakin menguatkan dugaan bahwa ada unsur kejahatan dengan motif tertentu, mungkin perampasan atau pembunuhan berencana, yang terjadi di balik kematian DH.
Kronologi Penemuan Jasad oleh Keluarga
Jasad yang sudah dalam kondisi tinggal tulang itu pertama kali ditemukan oleh anak kandung korban bersama dengan pacarnya pada hari Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, sang anak datang ke rumah korban dengan maksud untuk membersihkan tempat tinggal tersebut. Alih-alih menemukan ibunya dalam keadaan sehat, mereka justru dihadapkan pada pemandangan yang sangat tragis.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kematian wanita berusia 56 tahun ini. Berbagai kemungkinan sedang ditelusuri, mulai dari konflik rumah tangga, pencurian dengan kekerasan, hingga hal-hal lain yang lebih kompleks. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi jika memiliki data yang relevan dengan kasus ini.



