Bank Kalteng Tegaskan Tawaran Undian Berhadiah di Media Sosial Merupakan Hoaks
Beredar kembali tawaran undian berhadiah yang mengatasnamakan institusi perbankan di platform media sosial. Kali ini, PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah atau yang lebih dikenal sebagai Bank Kalteng menjadi sasaran penyalahgunaan nama.
Modus Penipuan yang Berulang
Akun-akun tidak resmi di Facebook mengklaim sebagai perwakilan Bank Kalteng menawarkan program undian berhadiah untuk periode Februari hingga Maret 2026. Dalam postingan yang menyesatkan tersebut, calon korban diminta untuk melakukan pendaftaran melalui tautan atau link yang disediakan dengan iming-iming hadiah menarik.
Hadiah yang ditawarkan terlihat sangat menggiurkan, mulai dari kendaraan bermotor, rumah, paket umroh, hingga paket wisata ke berbagai destinasi. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan mendalam oleh Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi tersebut dinyatakan tidak benar atau merupakan hoaks belaka.
Verifikasi dan Klarifikasi Resmi
Bank Kalteng secara tegas menyatakan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan program undian berhadiah seperti yang beredar di media sosial tersebut. Ini adalah bentuk penipuan yang memanfaatkan nama baik institusi perbankan untuk menjerat korban.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap tawaran-tawaran yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, terutama yang meminta data pribadi atau melakukan transaksi melalui link tidak resmi. Selalu verifikasi informasi melalui kanal komunikasi resmi yang dimiliki oleh bank atau lembaga terkait sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Kasus ini mengingatkan kita bahwa modus penipuan dengan mengatasnamakan institusi resmi masih terus terjadi dan berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital. Perlindungan data pribadi dan kehati-hatian dalam berinteraksi di dunia maya menjadi kunci utama untuk menghindari menjadi korban kejahatan siber.
