Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Bali Dipastikan Milik WN Ukraina Korban Penculikan
Potongan Tubuh di Bali Milik WN Ukraina Korban Penculikan

Identitas Potongan Tubuh di Pantai Ketewel Bali Terungkap sebagai WN Ukraina

Identitas potongan tubuh manusia yang ditemukan warga di kawasan Muara Sungai Wos Teben, Bali, kini telah terungkap secara resmi. Berdasarkan hasil uji deoxyribonucleic acid (DNA) yang dilakukan oleh tim forensik, potongan tubuh tersebut dipastikan milik warga negara (WN) Ukraina yang sebelumnya dilaporkan sebagai korban dugaan penculikan di Jimbaran, Kuta Selatan.

Proses Analisis DNA dan Temuan Forensik

Tim forensik telah memeriksa enam sampel tulang yang dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri di Jakarta. Sampel-sampel tersebut meliputi gigi geraham, tulang selangka, potongan tulang paha, tulang iga, tulang jari, serta potongan tulang kering. Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy menjelaskan bahwa analisis DNA berhasil mengidentifikasi semua potongan berasal dari individu laki-laki yang sama, dengan kromosom XY.

Selain itu, tim forensik melakukan perbandingan dengan sejumlah barang bukti yang diamankan penyidik dalam kasus dugaan penculikan WN Ukraina ini. Barang bukti tersebut termasuk bercak darah yang ditemukan di kendaraan dan sebuah vila di Kabupaten Tabanan. Hasil perbandingan menunjukkan kecocokan yang sangat tinggi antara profil DNA dari potongan tubuh dengan profil DNA darah yang ditemukan pada mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi DK 1373 FAF serta bercak darah di vila di Desa Pangkung, Tabanan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kesimpulan dan Tingkat Kecocokan DNA

Ketika dibandingkan dengan DNA ibu korban penculikan, hasil uji menunjukkan tingkat kecocokan yang mencapai 99,99 persen berdasarkan perhitungan indeks maternitas. Kombes Ariasandy menegaskan bahwa probabilitas ini sangat tinggi, sehingga dapat disimpulkan dengan pasti bahwa potongan tubuh yang ditemukan di Ketewel adalah sama dengan korban WN Ukraina yang dilaporkan hilang beberapa waktu lalu.

Penemuan ini menguatkan dugaan awal bahwa korban mengalami tindak kejahatan penculikan yang berujung pada pemotongan tubuh. Investigasi terus dilakukan untuk melacak pelaku dan motif di balik kejadian mengerikan ini, dengan harapan dapat mengungkap kebenaran secara menyeluruh dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga