Kasus Mutilasi di Bekasi: Bagian Tubuh Korban Ditemukan di Bogor, Dua Pelaku Ditangkap
Tim Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menemukan potongan tubuh korban mutilasi berinisial AH di wilayah Bogor, Jawa Barat. Penemuan ini melengkapi jasad korban yang sebelumnya ditemukan di freezer sebuah kios ayam geprek di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Sudah ditemukan potongan tangan dan kaki korban," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim dalam keterangannya pada Senin, 30 Maret 2026. Bagian tubuh tersebut ditemukan di daerah Cariu, Bogor, sehingga membuat bagian tubuh korban menjadi lengkap.
Dua Pelaku Berhasil Diamankan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa dua pelaku telah diamankan. Kedua pelaku berinisial DS alias A dan S ditangkap di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka pada Minggu, 29 Maret 2026 pukul 09.30.
Budi menyatakan bahwa penyidik masih menelusuri keterlibatan masing-masing pelaku, termasuk peran, rangkaian tindak pidana, dan dugaan upaya menghilangkan jejak setelah peristiwa tersebut. "Tak hanya memeriksa pelaku, polisi juga kini fokus pada pemenuhan alat bukti," ungkapnya.
Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain pemeriksaan saksi, pendalaman keterangan pelaku, autopsi korban, pemeriksaan laboratorium forensik, hingga pengembangan di lapangan.
Kesaksian Pemilik Kios Ayam Geprek
Pemilik kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, berinisial AL menemukan mayat salah satu pegawainya di dalam freezer pada Sabtu, 28 Maret 2026. Korban diketahui bernama Pak Bedul (45), seorang pekerja lepas di kios tersebut.
AL mengatakan, penemuan mayat pegawainya bermula saat dirinya mendatangi kios untuk memeriksa kondisinya yang ditinggalkan para pegawai yang mudik Lebaran. Dari celah pintu, AL melihat sesuatu yang mencurigakan di dalam freezer.
"Saya datang ke sini karena karyawan pada mudik semua. Pas saya cek dan intip dari celah, saya lihat ada yang mencurigakan. Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya," ujar AL pada Minggu, 29 Maret 2026.
Setelah menemukan jasad pegawainya, AL memberi tahu warga dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Petugas Polsek Serang Baru dan Polres Metro Bekasi segera mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dua Motor Operasional Hilang
AL mengungkapkan bahwa korban juga merupakan petugas keamanan ruko setempat selain sebagai pekerja lepas pada usaha miliknya. Saat menemukan jasad korban, menurut dia, beberapa barang operasional toko hilang.
"Dua sepeda motor yang biasa digunakan oleh korban dan satu karyawan lain hilang. Itu motor operasional," katanya. AL mengaku belum dapat memastikan ada atau tidaknya korelasi atas hilangnya dua sepeda motor operasional toko miliknya dengan kejadian penemuan jasad itu.
Namun, dirinya memastikan pegawainya tidak dapat dihubungi sejak Jumat, 27 Maret 2026. "Karyawan tetap saya ada dua, laki-laki usia 28 tahun dan 24 tahun, tapi motor tidak di kios itu. Saya tidak tahu di mana, karyawan juga tidak bisa ditelepon," ujar dia.
AL mengatakan menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Penyebab kematian pria berusia 45 tahun itu masih diselidiki. Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Minggu terjun langsung mendatangi lokasi untuk olah TKP, didampingi jajaran Polres Metro Bekasi.



