Modus Pura-Pura Buang Air Kecil, Dua Pencuri Gasak Motor Pengunjung Salon di Depok
Liputan6.com, Jakarta - Aksi pencurian sepeda motor yang terbilang nekat terjadi di Kampung Nyencle, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Dua orang pelaku berhasil membawa kabur motor milik seorang pengunjung salon kecantikan pada Senin (9/2/2026) malam. Uniknya, salah satu pencuri menggunakan modus berpura-pura buang air kecil untuk mengalihkan perhatian sebelum melakukan aksinya.
Memanfaatkan Waktu Sholat Maghrib
Menurut keterangan seorang warga setempat, Entis, kejadian ini berlangsung tepat saat banyak warga sedang menunaikan ibadah sholat Maghrib. "Malingnya ada dua, yang satu sempat pura-pura kencing sebelum bawa kabur motor," ujar Entis pada Selasa (10/2/2026). Kedua pencuri tersebut memanfaatkan momen lengang tersebut untuk mengambil sepeda motor yang terparkir di depan salon.
Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi, terlihat dua orang pelaku sedang memantau motor korban. Satu orang bertugas berjaga di motor yang mereka gunakan, sementara satu orang lainnya berusaha mengambil motor milik pengunjung salon. Saat akan mengambil motor, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor lain yang melintas ke arah salon.
Trik Pengalihan Perhatian yang Cerdik
Untuk mencegah aksinya ketahuan, pelaku yang sedang berusaha mencuri motor pun melakukan trik pengalihan. "Iya, sempat seakan buang air kecil pas ada motor yang lewat," jelas Entis. Dengan berpura-pura sedang buang air kecil di pinggir jalan, pencuri berhasil mengalihkan pandangan pengendara yang melintas sehingga tidak mencurigai aktivitasnya.
Setelah pengendara tersebut berlalu, pencuri langsung melanjutkan aksinya. Diduga, pelaku merusak kunci kontak motor korban dalam hitungan kurang dari satu menit. "Pas motornya diambil, pencuri langsung kabur bersama temannya yang nunggu di motor," terang Entis lebih lanjut.
Aksi Nekat di Tengah Keramaian
Yang membuat aksi ini terlihat semakin nekat adalah lokasi kejadian yang sebenarnya masih cukup ramai. Jalan lingkungan di Kampung Nyencle berdekatan dengan jalan raya dan masih banyak warga yang melintas saat kejadian. "Malingnya itu nekat, karena di sini masih ramai, jalan juga masih macet di depan," ungkap Entis.
Entis menuturkan bahwa aksi pencurian motor di lingkungannya baru kali ini terjadi setelah sekian lama tidak ada laporan kehilangan kendaraan. Meskipun begitu, hilangnya motor pengunjung salon kecantikan ini menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan. "Baru kali ini ada lagi kehilangan motor, kalau dulu ada beberapa kali, harus waspada lagi warga sini," pungkasnya.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus-modus pencurian yang semakin kreatif. Terutama di tempat-tempat umum seperti salon, dimana pengunjung seringkali lengah terhadap keamanan kendaraannya yang diparkir di luar.



